Buy

Shaggydog – Putra Nusantara

Setelah merilis album Putra Nusantara format digital (iTunes dan Spotify) pada 17 Agustus 2016 lalu dengan single andalan yang berjudul sama, Shaggydog seakan memberikan kejutan kepada semua orang. Bagaimana tidak, band yang identik dengan kemeriahan pesta di lantai dansa ini tepat pada hari kemerdekaan RI dengan berani merilis single ‘Putra Nusantara’ yang bercerita tentang keadaan anak negeri sekaligus mengkritisi pihak otoritas.

Enam tahun tanpa album dan kemudian mereka muncul dengan image yang berbeda dengan apa yang selama ini dikenal oleh khalayak luas. Ini semacam pembuktian bahwa band ini tidak menutup mata melihat keadaan di sekelilingnya. Dan tepat di hari Pahlawan tanggal 10 November 2016, Shaggydog kembali meluncurkan album Putra Nusantara dalam bentuk CD audio. Diikuti dengan pemutaran serentak single selanjutnya yang berjudul ‘Rock Da Mic’, siap mengudara di lantai dansa melalui stasiun radio kesayangan mulai 12 November 2016.

Putra Nusantara merekam keberanian Shaggydog untuk melakukan lebih banyak pendekatan baru yang membawa mereka kepada kemungkinan yang lebih luas dalam mengeksplorasi dasar musik Ska. Kolaborasi bersama musisi kugiran semacam Sudjiwo Tedjo dan Iwa K semakin menambah warna musik yang ada. Kembalinya Danar “Souljah” Pramesti sebagai  tandem Heruwa di departemen lirik mampu membangkitkan kembali aura band ini.

Di lain pihak, proses mixing dan mastering yang dikerjakan oleh Andy Walter (U2, Coldplay, Radiohead, The Cure) di Abbey Road Studio, London, membuat tone lagu di album ini semakin enak didengar. Sementara itu kolaborasi dengan seniman kontemporer Agan Harahap memastikan bahwa sisi artwork pada album ini patut untuk diapresiasi secara lebih.

Jangan lupa untuk menyimak keseluruhan lagu di album ini sampai tuntas karena Shaggydog telah menyiapkan sebuah kejutan yang menarik bagi para pendengar setia-nya.

CD album Putra Nusantara yang dirilis oleh DoggyHouse Records bekerjasama dengan Orang Tua ini tersedia dalam kemasan Reguler (Rp. 50.000) dan Bokset yang berisi t-shirt, gantungan kunci pembuka botol serta pin (Rp. 150.000).

Untuk order online silahkan menuju ke AlbumPutraNusantara.com

Buy

LIBERTARIA – KEWER – KEWER

JAKARTA, Rabu 18 Mei 2016 – Setelah sukses dengan single “Ora Minggir Tabrak” yang menjadi soundtrack film Ada Apa Dengan Cinta 2, Libertaria, duo elektronika asal Yogyakarta yang baru berdiri Oktober 2015 lalu, akan merilis album dengan nuansa dangdut modern yang unik. Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ bersama Balance menyebut album ini sebagai post dangdut elektronika. Judul albumnya sendiri mengambil satu lagu yang direncanakan menjadi hit single, yaitu Kewer-Kewer. Ketika ditanya artinya Kewer-Kewer, Libertaria menolak memberi deskripsi yang presisi, terserah publik mau mengartikan Kewer-Kewer sebagai apa.

 

Dangdut menjadi pilihan karena Libertaria ingin berkomunikasi dengan lapisan masyarakat paling bawah melalui lagu. Cara komunikasi yang paling baik adalah menggunakan bahasa yang dipahami. Apapun tema yang ingin dibicarakan, Kill the DJ yang sering menulis lirik hanya beberapa saat menjelang rekaman itu mengaku harus menyederhanakan kata-kata agar mudah dipahami. Lagu dangdut dengan tema sosial memang jarang, apalagi dengan sentuhan elektronika gaya Libertaria.

 

Pada album Kewer-Kewer ini, Kill the DJ dan Balance bekerja layaknya produser. Libertaria hanya memproduseri musik yang dipresentasikan oleh penyanyi lain. Maka munculah nama-nama kolaborator seperti: Glenn Fredly, Heruwa (Shaggydog), Farid Stevy (FSTVLST), Riris Arista (penyanyi orgen tunggal asli), hingga teman-teman gitaran dan nongkrong.

 

Album Kewer-Kewer rencananya akan dirilis pada 18 Mei 2016 melalui press conference di Rolling Stone Cafe Jakarta, dengan ditandai rilisan video di Youtube untuk hit single Kewer-Kewer. Bekerjasama dengan SuperMusic.ID, Libertaria akan merilis album ini secara gratis atau digital free download melalui website libertaria.id. Sementara untuk distribusi digital dan album fisik berbayar, Libertaria kembali bekerjasama dengan Doggyhouse Records.

 

Libertaria menyikapi album ini sebagai sensasi ekspresi dan eksperimen bermusik, bukan berarti kemudian Libertaria menambahi namanya dengan O.M. untuk menjadi Orkes Melayu. Kill the DJ dan Balance akan kembali dengan beat-beat EDM model “Ora Minggir Tabrak” dan mantra-mantra.

 

Daftar lagu dengan kolaborator yang terlibat di Album Kewer-Kewer :

 

  • Kewer-Kewer, featuring Riris Arista
  • Rakyat Bergoyang, featuring Molimo Choir
  • Interupsi, featuring Riris Arista
  • Teruslah Bekerja, featuring Glenn Fredly
  • Mari Mari, featuring Riris Arista, Heruwa, PaksiRaras
  • Orang Miskin Dilarang Mabok, featuring Farid Stevy
  • Jalur Pantura, featuring Paksi Raras
  • Citra Itu Mahal, featuring Riris Arista
  • DNA, featuring Riris Arista, Brodod
  • Nyalakan Api, featuring Riris Arista

 

Buy
PERINGATI HARI FILM NASIONAL, DOGGYHOUSE RECORDS RILIS DVD SOUND OF SKA #5 
Pada tahun 2015 lalu, salah satu gelaran festival musik Ska terbesar dan tertua di Indonesia, Sound of Ska, sukses digelar di auditorium Jogja National Museum. Event yang telah berlangsung sejak era 90an dan sempat vakum ini coba dihidupkan kembali oleh tim Doggy House Production. Di edisi ke lima ini Sound Of Ska mencoba menyandingkan band baru dengan band lama.
Band-band lama semisal Shaggydog, Black Sky dan Noin Bullet tak canggung bergandengan tangan berdansa dengan band-band baru diantaranya Social Hitam Putih dan Skabanton. Sound Of Ska pun membuka diri terhadap perkembangan musik Ska saat ini dengan mengakomodir bermacam jenis musik Ska di event kali ini mulai Traditional Ska sampai Ska Core bahkan model big band orchestra seperti yang dibawakan oleh Sentimental Moods.
Tak hanya dari segi jenis musik dan umur band, Sound of Ska mengajak semua yang menikmati malam indah tersebut untuk peduli terhadap hak binatang dengan menyisihkan pendapatan mereka untuk didonasikan kepada Anima Friends Jogja (AFJ). AFJ sendiri adalah sebuah organisasi nirlaba yang berkegiatan dibidang pengurusan binatang yang terlantar. Tentunya hal ini menjadi salah satu nilai lebih event Sound of Ska yang tidak cuma mengagungkan kesenangan tapi menberikan kepedulian-nya terhadap hal lain.
DVD Sound Of Ska ke lima ini sendiri disutradarai oleh Sidharta Tata, seorang sutradara muda berbakat yang mengawali kegiatan-nya di dunia seni sebagai bassist dari band Hardcore, Throughout, dan kemudian membentuk Kebon Studio. Beberapa film hasil besutannya berhasil mencuri perhatian khalayak misalnya film Natalan, yang diputar di Jogja Netpac Asian Film Festival 2015.
Film dokumentasi berdurasi satu jam delapan menit ini akan dirilis oleh Doggy House Records bertepatan dengan hari film nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2016. DVD ini dirilis dalam dua versi yaitu versi reguler dan versi bokset yang berisi dvd, gantungan kunci pembuka botol, t-shirt yang semuanya itu dipacking dalam box pizza. Versi reguler DVD ini dibandrol seharga Rp. 50.000 sementara versi bokset dijual dengan harga Rp. 150.000. Untuk pemesanan sendiri bisa langsung ke Doggy Shop
Buy

Bokset Heruwa X Jerinx “Samiya”

Tanggal 10 Desember 2015 lalu Heruwa (Shaggydog) dan Jerinx (Superman Is Dead) resmi merilis single kolaborasi mereka yang bertajuk Samiya dalam format digital download. Single tersebut bisa diunduh di iTunes

Lagu yang dipengaruhi oleh kegelisahan mereka akan kondisi alam di Indonesia ini menawarkan sebuah perpaduan antara musik modern yang diwakili oleh genre Electronic serta musik tradisional yang diambil dari Gamelan.

DoggyHouse Records yang digandeng oleh kedua musisi tersebut berinisiatif untuk merilis single yang dikerjakan di Seminyak Pro Studio, Bali oleh Agus Bim dan Cipta Gunawan ini dalam format fisik. Adapun format fisik yang dipilih adalah kaset pita yang kemudian dipaketkan bersama t-shirt dengan desain oleh Sono “Cap Bagong Tattoo”. Bagi peminat bokset yang tidak mempunyai pemutar kaset pun disediakan sebuah cd untuk mengakomodir keperluan audio mereka.

Pemilihan wadah untuk single yang di mixing dan mastering oleh Egha dan Donney di Wai – Wai Studio dan Rockstar Studio ini pun tidak sembarangan. Tim DoggyHouse Records menggunakan boks dari kaleng daur ulang dimana terdapat plat tipis dengan artwork kover yang dicetak dengan tehnik etsa. Sementara itu sebuah film dokumenter yang memuat behind the scene pembuatan lagu ini dikerjakan oleh Lana Pranaya:

Adapun perilisan bokset Samiya kali ini bertepatan dengan Hari Musik Nasional, yaitu 9 Maret 2016. Hari musik nasional sendiri merupakan sebuah hari khusus untuk mengapresiasi musik yang digagas oleh mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono  melalui Keputusan Presiden nomor 10 tahun 2013. Dipilihnya tanggal 9 Maret juga sesuai dengan tanggal lahir maestro Indonesia, WR. Supratman.

DubYouth ft. Masia One – Ba Ba Boom

DubYouth, duo musisi Elektronik dari Jogja yang digawangi oleh PoppaTee a.k.a Heruwa “Shaggydog” dan Metz ini sudah melewati masa 10 tahun berkarya. Proyek musik yang bermula dari kamar tidur ini pun berlanjut menjadi salah satu ikon musik Elektronik di tanah air. Album pertama mereka sukses menembus chart radio musik Indie dengan hits single semacam “Bomb Da Town” yang terasa rancak di telinga.

Dalam perjalanan selama 10 tahun ini, DubYouth dikenal sebagai sebuah duo yang sukses meracik elemen musik mulai Reggae, Jungle, House Music hingga Dub Music ke dalam atmosfir urban mereka. Duo ini tak segan ber-eksplorasi menerabas sisi pojok sebuah jenis musik demi memberikan sensasi yang spesial di kala mendengarkan musik yang mereka racik. Sejalan dengan keinginan ber-eksplorasi tersebut, DubYouth menggandeng Masia One yang merupakan seorang Rapper wanita Kanada yang kini bermukim di Singapura.

Masia One, lahir di Singapura dengan nama Maysia Lim dan kemudian pindah ke Kanada waktu masih kecil. Debut album nya “Mississauga” dirilis tahun 2003 oleh M1 Group, records label miliknya sendiri yang kemudian diubah menjadi The Merdeka Group. Di tahun itu juga Masia One menjadi rapper wanita pertama dalam nominasi “Best Rap Video” di Much Music Video Awards, sebuah ajang penghargaan bergengsi untuk musik video dari saluran TV Kanada, Much.

Lagu kolaborasi DubYouth dengan Masia One ini diberi judul “Ba Ba Boom” yang di mixing dan mastering oleh Rangga Sang Eshayoga a.k.a Egha “Wai Wai studio”. Adapun penggarapan artwork single ini dipercayakan kepada Gilang Kusuma. Sementara itu Doggy House Records dipercaya sebagai records label yang merilis single tersebut. Single ini kemudian akan digunakan menjadi materi untuk kontes remix “10 Milli Remix Contest” yang bertepatan dengan perayaan 10 tahun DubYouth.

Artist : DubYouth ft. Masia One

Title : Ba Ba Boom Year : 2015

Written by Heru Wahyono

Mixed and Mastered by Rangga Sang Eshayoga at Wai-Wai Studio, Yogyakarta

Artwork by Gilang Kusuma Released on #10YearsOfBass DubYouth 10th Anniversary by Doggy House Records

SoundCloud : http://www.soundcloud.com/dubyouth-sound // http://www.soundcloud.com/masiaone

Twitter : @dubyouth_yk // @masiaone


BUY

Summer In Vienna “Shallow Lagoon Holidays” Cassette

Summer In Vienna is a new breed of Indiepop cuteness from Yogyakarta. Formed in 2011, the band decided to self released their first CD EP “Shallow Lagoon Holidays” which then attracted DoggyHouse Records to ask them join their V/A Doggybarks! CD in 2014. Their collaboration continued with the making of a cassette version of the EP “Shallow Lagoon Holidays”. The cassette will be out in conjunction with the Records Store Day 2015. Only available 100 pcs (SOLDOUT)

Buy

DVD Sangkakala “Moviemetalithicum”

The idea of making  the documentary video is coming from the launching album of Sangkakala’s Heavymetalithicum which was supported by Bandizt of Shaggydog. The band’s member who are coming from an art institute was celebrating their first album’s in December 2013. The launching album which was held in Taman Budaya Yogyakarta are full of fun. The crowd was jump around on the stage and singalong while the fire crackers was set on fire. The fun aspects of the show then was trying to be documented in this DVD by Djati Wowok Pambudi, a.k.a Wowok Erwe.

 

DOGGYHOUSE RECORDS unleash
V/A DOGGYBARKS! Compilation Volume #1

Doggyhouse Records is a records label owned by Shaggydog, a Ska band from Yogyakarta, Indonesia. The label has officially released their first album titled “V/A Doggybarks! Compilation Volume #1” in CD limited to 500 pieces in 4th September 2014. The cd compilation is free but it’s already gone within two week after the release date.

The cd compilation compiles 13 bands from Yogyakarta which has diversity in their musical genres, ranging from Accoustic Folk, Hardcore, Punk, Ska, Electronic, Indiepop even Hip Hop. They are: Shaggydog, Something Wrong, FSTVLST, Serigala Malam, Sangkakala, D.P.M.B, Everyday, Gerap Gurita, Morning Horny, Rabu, Summer In Vienna, WVLV, and Indigo Moon. The compilation itself combining some of the old yet famous bands with the new and lesser known bands to bring you the best of Yogyakarta’s music scene has to offer these days. All the songs was mastered by Pak Ting from 3DB in Shaggydog studio.

The launching of the album named Doggy House Records Day was succesfully done in conjunction with Festival Kesenian Yogyakarta #26, the biggest annual art festival in town. The event which was held in Plasa Pasar Ngasem, Yogyakarta put 9 bands involved in the compilation as the highlight of the day: Something Wrong, FSTVLST, Sangkakala, D.P.M.B, Gerap Gurita, Morning Horny, Rabu, Summer In Vienna and Indigo Moon.

There’s alot of potential bands coming from the area yet there are no proper local records label to promote and release their songs. We wish to put out more great bands from the area as well as widened the networking to the international music scene. We hope that in the future we can have a good collaboration in term of musical exchange.