Dengarkan Single Baru MACKEREL, Kolaborasi Metzdub & Jimi “Seek Sick Six”

Dengarkan Single Baru MACKEREL, Kolaborasi Metzdub & Jimi “Seek Sick Six”

Skena musik Yogyakarta terbilang cair, hampir semua orang saling mengenal meskipun berbeda tongkrongan. Kolaborasi antar musisi beda genre pun bukanlah hal yang tabu, semisal rilisan DoggyHouse Records, Ambilkan Gelas-nya Shaggydog dengan NDX AKA yang menyabet AMI Awards.  Begitu pula dengan kolaborasi termutakhir dari dua musisi kugiran Jogja berikut ini. Adalah Andy Zulfan a.k.a Metzdub yang selama ini dikenal berkiprah bersama Dubyouth dan kemudian solo karir sebagai DJ. Sebelumnya Metzdub juga mempunyai kemampuan manajerial bersama Shaggydog selama 13 tahun dan kemudian membangun Euforia Records bersama Erix Soekamti. Di sisi lain ada Jimi Mahardikka yang dikenal sebagai gitaris dari pionir noise rock, Seek Six Sick. Selain itu Jimi juga aktif sebagai seorang seniman, pembuat film dokumenter, karya suara dan juga memproduksi program TV. Kolaborasi keduanya ini diberi nama Mackerel. Ditilik dari ide awal terbentuknya Mackerel, hal ini diawali dari kesamaan selera musik dan kecocokan secara personal antara keduanya. “Mackerel adalah salah satu ikan yang dijual dalam kemasan kaleng. Tidak ada konsep, hanya kecocokan nama saja dan membayangkan bahwa musik kami seperti makanan dalam kemasan yang praktis dan mudah dicari ketika dibutuhkan” ungkap mereka mengenai pemilihan nama dan konsep Mackerel. Proses brainstorming pembuatan lagu diawali dari diskusi membedah musik apa yang akan diproduksi, kemudian saling memberikan referensi musik. “Kami tertarik dengan spoken word dan dark lyric yang digabungkan dengan Dub, Trip Hop dan sentuhan Psychedelic gitar” jelas mereka mengenai referensi musik yang diambil oleh duo ini. Hasilnya, single yang berjudul Aku Ingin Seperti RX King ini mengusung musik yang lugas, minimalis dan singkat dengan tema berdasarkan keresahan serta harapan manusia pada umumnya. Keduanya berharap musik yang mereka ciptakan bisa diputar secara berulang...
Dengar Bagaimana Slowright Menceritakan Pertemanan Mereka di Single SIDE BY SIDE

Dengar Bagaimana Slowright Menceritakan Pertemanan Mereka di Single SIDE BY SIDE

Slowright, band Malang ini akan kembali merilis single baru setelah bulan Agustus tahun lalu mereka merilis album penuh pertama-nya, High & Low. Masih di bawah naungan DoggyHouse Records dan diproduseri oleh SB Tunes, Slowright melemparkan amunisi terbarunya, kali ini dengan sesuatu yang berbeda. “Kami sadar betul masa promo album High & Low masih sedang berjalan dan masih banyak yang harus di lakukan. Tapi sedikit menengok ke belakang, Sandy Armita (vokalis baru Slowright) bergabung ketika materi album High And Low sudah jadi, tinggal mengisi vokal saja. Akhirnya Sandy kami paksa untuk menulis semua lirik album tersebut dalam waktu yang sangat singkat” ungkap Slowright mengenai proses album perdana mereka. Dari sini akhirnya Slowright pun sepakat untuk membuat materi baru yang nantinya Sandy ikut secara penuh dalam setiap proses kreatifnya. Tidak membutuhkan waktu yang lama, Slowright yang kini beranggotakan Sandy Armita (vokal), Mochamad Raja Sandyapura (gitar) dan Fandi Bagus Tofani (drum) ini langsung meracik materi lagu baru yang diberi judul SIDE BY SIDE. Ketiganya sepakat menunjuk Fifan Christa/Atlesta (Pops You Good studio) sebagai eksekutor dari ide-ide mereka. Materi baru yang menyempurnakan formula reggae dengan hip-hop dan rock ini juga sebagai penanda perubahan dari materi Slowright sebelumnya. Tidak dapat di pungkiri, cara Sandy ngerap serta bernyanyi  membawa banyak pengaruh baru ke dalam Slowright dan member lainnya menanggapi dengan sangat positif. “Sejujurnya butuh banyak kompromi dalam proses kreatif SIDE BY SIDE, semua di lakukan atas dasar respect sesama member Slowright untuk mendapatkan hasil terbaik dan menciptakan sesuatu yang baru dan lebih segar!” jelas mereka mengenai perubahan yang terjadi dalam penulisan materi baru-nya. Secara lirik SIDE BY SIDE bercerita tentang pertemanan Slowright serta perjalanan singkat...
DoggyHouse Records Rilis Album Live Session Band Potensial Dari Jogja

DoggyHouse Records Rilis Album Live Session Band Potensial Dari Jogja

Saat pandemi, live sessions di platform digital sempat muncul sebagai salah satu cara untuk menyiasati kendala keterbatasan manggung di acara offline. Saat ini, platform semacam Youtube dapat digunakan untuk melihat estetika dari bentuk pertunjukan dengan cara dan experience yang berbeda. DoggyHouse Records melihat peluang tersebut dan kemudian menginisiasi sebuah program live session. Diberi nama Woof Live Session, program ini menampilkan talent potensial melalui pertunjukan sebuah band atau musisi di area Doggy House, markas band Shaggydog. Dari musisi lawas hingga pendatang baru yang pantas mendapatkan perhatian, program ini adalah cara DoggyHouse Records mengkoneksikan talent kepada publik melalui video pertunjukan yang proper. Sudah berjalan sebanyak 9 edisi di channel YouTube: @DoggyHouseRecords , Woof Live Session menyediakan konten pertunjukan langsung dari band lingkup skena musik Jogjakarta, yang nantinya akan meluas ke skala nasional. Selain itu ada sesi berbincang ringan yang dimoderatori oleh Heruwa (Shaggydog) mengenai aktifitas band/musisi yang sedang tampil. Sangat menarik untuk mengetahui cerita dibalik aktifitas bermusik maupun alat musik yang mereka pakai. Pemilihan band di Woof Live Session dikuratori oleh orang-orang dibalik DoggyHouse Records dan Shaggydog diantaranya Indra Menus & Heruwa, yang berakar kuat pada skena musik lokal serta nasional. Pemilihan band untuk bisa masuk ke program ini berdasar pada keunikan musik selain tentu saja potensi yang mereka tawarkan. Mulai dari raw rap unit NOK37, indierock poster kids Nood Kink, new comer skramz nggerus Noire, sampe band melodic punk gaek Morning Horny juga unit surf rock yang aktif lima tahun sekali, Southern Beach Terror pernah terlibat di live session ini. Dari situ kemudian muncul wacana dari Heruwa untuk merilis live session ini menjadi sebuah album live. Selalu menarik untuk mendengar...
SLOWRIGHT Respon Berbagai Peristiwa Selama 3 Tahun Berkarya Dengan Meluncurkan Album Perdana “High & Low”

SLOWRIGHT Respon Berbagai Peristiwa Selama 3 Tahun Berkarya Dengan Meluncurkan Album Perdana “High & Low”

“Tidak ada peristiwa yang istimewa dan keren untuk diceritakan secara gamblang sih, semua dikutip dari keseharian.” MALANG –  Hidup terkadang tidak selalu berjalan mulus, Slowright menyadarinya dengan baik. Band ska dari Malang ini mencoba mewujudkan pengalaman naik turunnya kehidupan mereka selama ini dalam album penuh (LP) perdana mereka yang berjudul High & Low yang dirilis 25 Agustus 2023. Masih di bawah naungan DoggyHouse Records dan diproduseri oleh SB Tunes, Slowright menetapkan 9 lagu yang akan melantun keluar dari setiap DSP yang dijalankan oleh setiap pendengar LP “High & Low”. Sandy Armita (vokal), Mochammad Radja Sandyapura (gitar), Fandi Bagus Tofani (drum), Ahmad Baihaqi Mubarok (terompet), dan Aria Rahadi (trombone) meracik LP perdana ini sejak 2022. Di tengah-tengah kesibukan para personilnya, Slowright pun secara pelan namun pasti melangkah sesuai timeline panjang dalam memproduksi LP ini. Slowright sendiri membuat sebuah rencana jangka panjang tiga tahunan yang dimulai sejak 2020, yang mana album “High & Low” sendiri menempati rencana tahun ketiga. Hal itu pula dipilih karena menyesuaikan jadwal pekerjaan masing-masing personil. “Slowright boleh dibilang band yang cukup terprogram, kami membuat program kerja yang cukup panjang untuk tiga tahun pertama Slowright, jadi dari awal kami sudah sepakat mau ngapain aja, berapa lagu yang harus diproduksi, promosi, tour, sampai sumber pendanaannya. Yang jelas mulai start tahun pertama Slowright terbentuk, segala rencana sudah terjadwal dalam timeline yang jelas. Secara total kami siapkan ada 15 lagu untuk tiga tahun pertama ini. Jadi selama tiga tahun ini, durasi proses produksinya lebih cair karena proses kreatifnya acak, cuma jadwal rilisnya saja yang teratur. Sedangkan album “High & Low” adalah puncak projek tiga tahunan kami.” jelas Jono sang drummer TEMA...