Masuk Nominasi AMI Awards, Shaggydog Rilis Video Klip Di Sayidan (Keroncong Version)

Masuk Nominasi AMI Awards, Shaggydog Rilis Video Klip Di Sayidan (Keroncong Version)

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Shaggydog telah merilis interpretasi ulang atas hit single mereka, Di Sayidan, bulan Februari lalu. Di bulan April, Shaggydog kembali merombak lagu yang mempopulerkan nama kampung tengah kota yang terletak di pinggir sungai Code itu. Kali ini berkolaborasi dengan Orkes Keroncong Puspa Jelita dan Ndarboy Genk. Hasilnya adalah Di Sayidan versi Keroncong. Kedua lagu tersebut kemudian dirilis dalam bentuk boxset berisi kaset single, t-shirt dan gelas sloki. Tidak berhenti disitu saja, Di Sayidan pun mendapatkan polesan audio visual yang baru dalam bentuk video klip yang disutradarai oleh Bagus “Tikus” Kresnawan. Dengan mengusung konsep kembali ke Sayidan bersama dua tokoh sentral Joko dan Lisa, video klip ini kemudian tayang perdana melalui kanal YouTube: TheDoggyTV tepat pada hari ulang tahun ke 24 Shaggydog, 1 Juni 2021. Versi Keroncong dari lagu yang juga masuk di 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi Rolling Stone Indonesia ini kemudian juga dibuatkan sebuah video klip bekerjasama dengan Collabonation. Kembali menggandeng Bagus “Tikus” Kresnawan, video klip Di Sayidan versi Keroncong melanjutkan cerita tentang Joko dan Lisa. Setelah berpisah sekian lama, kedua-nya bertemu di Warung Jawi, Ndalem Sopingen, Kotagede untuk saling bercerita tentang kisah kehidupannya. Selain personil Shaggydog, Orkes Keroncong Puspa Jelita dan Ndarboy Genk, tampak cameo dari beberapa musisi lain yang ikut menyemarakkan video klip, diantaranya Kunto Aji dan Iga Massardi (Barasuara) yang tampak menikmati lezatnya bakmi Jawa ditambah hangatnya wedang ronde serta kemunculan tak terduga Sal Priadi di akhir video. Video klip Shaggydog feat. Orkes Keroncong Puspa Jelita & Ndarboy Genk – Di Sayidan (Keroncong Version) ini sudah bisa dinikmati melalui kanal YouTube: TheDoggyTV Sementara itu, single Keroncong kolaborasi Shaggydog bersama...
Shaggydog Ajak Puspa Jelita & Ndarboy Genk Gubah Di Sayidan Versi Keroncong

Shaggydog Ajak Puspa Jelita & Ndarboy Genk Gubah Di Sayidan Versi Keroncong

Tanggal 21 Februari lalu single reinterpretasi Shaggydog – Di Sayidan resmi dirilis di digital stores oleh DoggyHouse Records. Beragam komentar muncul baik dari pendengar lama maupun baru mengenai perubahan komposisi musik yang sangat dipengaruhi progress musikalitas band ini. Mulai dari intro yang berbeda, sound gitar yang lebih nge-Rock sampai ke artwork retro garapan Wok The Rock yang mirip stiker era 90an. Interpretasi lagu ini ternyata tidak hanya berhenti disitu saja. Sebelumnya, beberapa lagu Shaggydog sempat dibikin versi remix oleh musisi lain, misalnya Libertaria yang me-remix Ambilkan Gelas ala Dangdut Elektronika atau malah lagu Rock Da Mic yang sekalian dibikin EP Rock Da Remix dengan beberapa produser musik & DJ diantaranya sir Ari Wvlv, Alex D.P.M.B dan KMKZ (duo-nya Gerald sebelum di Weird Genius). Setelah perdebatan internal yang cukup sengit, akhirnya Shaggydog sepakat untuk membuat versi lain Di Sayidan ke dalam aliran musik Keroncong. Dipilihnya jenis musik Keroncong bukan tanpa sebab karena salah satu personel mereka, Lilik Sugiyarto (keyboard), juga aktif bermain di Orkes Keroncong (OK) Puspa Jelita. “Dulu grup ini didirikan oleh bapak saya (Supardi), tahunnya lupa karena sudah ada sebelum saya lahir. Setelah bapak meninggal terus saya lanjutkan mimpin” jelas Lilik yang juga bermain Piano DX, bass dan organ Hammond  serta vokal latar di versi Keroncong ini. Dalam versi yang diaransemen ulang oleh Lilik Sugiyarto ini, Di Sayidan dibawakan dengan gabungan beberapa variasi modern dari Keroncong mulai gaya Solo sampe Jakarta. “Menurut saya, hampir semua gaya Keroncong terwakilkan di lagu ini bahkan ada unsur etnis Langgam Jawa disitu dengan arransemen yang “ngenomi” (terlihat lebih muda – ed) kalo orang Jawa bilang” tutur Lilik tentang gaya Keroncong yang dibawakan...