by admin | Mar 27, 2019 | News
Video musik adalah sebuah alat yang lazim digunakan para pelaku musik untuk mempromosikan materi lagu yang telah dirilisnya. Format audio visual dianggap menjadi alat promosi yang lebih menarik dibanding hanya berbekal audio saja. Tidak heran apabila banyak band yang kemudian menggarap video klip-nya dengan konsep yang menarik. Black Finit, musisi Reggae asal Maumere yang bergabung di DoggyHouse Records ini juga tidak mau ketinggalan dalam menyajikan konsep video musik yang unik. Dalam video klip yang digarap oleh Krisna E. Putranto & Lana Pranaya ini banyak merekam kegiatan sehari hari seorang Gerson “Black Finit” termasuk kegiatannya melukis dan mengajar bahasa Indonesia untuk para ekspatriat. Ada juga proses menarik ketika Gerson berkunjung ke lapas narkotika dan menghibur pasien rehabilitasi pemakaian narkoba. Mereka ini juga manusia yang membutuhkan hiburan dan seharusnya tidak dikucilkan begitu saja. Produksi video klip Black Finit – Bukan Puisi ini terbilang niat, dengan hasil produksi yang tidak main-main. Akan lebih berharga kiranya jika kemudian diagendakan untuk membuat sebuah screening pada 21 Maret 2019 di Liquid Bar & Kitchen Yogyakarta, pada siang harinya dimulai dengan jumpa pers. Pemutaran perdana video klip ini sekaligus penampilan live. Video klip tersebut akan diunggah di kanal YouTube DoggyHouse Records...
by admin | Jan 29, 2019 | News
Lahir 21 April di Kediri, KingMasmus, musisi berambut gimbal ini sempat berpindah tempat tinggal hingga kini bermukim di Surabaya. Memilih musik Dub Reggae sebagai bentuk ekspresi-nya, KingMasmus ingin melakukan eksperimen seluasnya tanpa batas untuk menemukan kenyamanan dalam bermusik. Eksperimen yang dilakukannya tidak hanya berkutat di jenis musik tapi juga termasuk tema dan lirik. Buah mangga mungkin bagi sebagian orang hanyalah makanan biasa tapi tidak begitu bagi musisi Reggae ini. Pemilik nama lengkap Musa Ali Khan ini memilih jalan hidup sebagai seorang Vegan yang tidak mengkonsumsi hewan dan produk turunannya sehingga buah-buah-an menjadi salah satu makanan favorit-nya. Buah mangga ini yang kemudian menjadi salah satu obyek inspirasi dalam membuat lagu yang dibawakannya bersama Magix Riddim ini. KingMasmus kali ini berkolaborasi bersama Irhan, yang memakai nama panggung Magix Riddim. Irhan sendiri sebelumnya dikenal sebagai gitaris dan vokalis band Ska asal Surabaya, Heavy Monster. Single ini dibuka dengan tepukan Tabla, dilanjut repetan vokal KingMasmus yang bercerita tentang manfaat buah mangga. Dentuman sound bass khas musik Dub berpadu genjrengan gitar ala Reggae dibumbui synthesizer yang meliuk di sela beat yang mengajak semua orang berdansa sambil membayangkan lezatnya buah mangga. Single KingMasmus x Magix Riddim – Mangga dirilis oleh DoggyHouse Records tanggal 31 Januari 2019 dan bisa didengarkan melalui: Single ini nanti juga bisa distreaming melalui layanan digital semisal Spotify, iTunes, Deezer dan lain...
by admin | Dec 24, 2018 | News
Ya, setelah merilis single “Roots” via DoggyHouse Records, Dubyouth kembali beraksi di lantai dansa. Irama ber-kelas “the royal sound of Ngayogjakarta” yang diproduseri oleh Heruwa ini terbukti berhasil mengajak siapapun yang mendengarkannya untuk berdansa. Duo yang sukses meracik elemen musik mulai Reggae, Jungle, House Music hingga Dub Music ke dalam atmosfir urban ini tidak hanya berhenti di penawaran audio saja. Bekerjasama dengan tim Lepaskendali Labs, dibuatlah sebuah video musik yang ciamik untuk menemani dentuman lagu yang rancak ini. Lepaskendali Labs yang juga pernah membuat video lirik lagu Shaggydog “Rock Da Mic” ini mengejawantahkan kembali “Roots” berdasar storyline yang dibuat bersama sang MC, Heruwa. Mereka memadukan visual mapping dengan kearifan lokal dimana visualisasi digital ditembakkan langsung secara mobile ke beberapa sudut landmark kota Jogja. Tidak lupa rekaman video kolaborasi Dubyouth dengan kelompok tari Angguk Sri Panglaras di gelaran Festival Kesenian Yogyakarta yang ditampilkan dalam bentuk visual mapping. Selain itu beberapa potongan video mapping dari proyek Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) ikut mewarnai video musik yang menampilkan Hendi (Something Wrong) sebagai talent ini. Peresmian dirilisnya video musik Dubyouth – Roots maka DoggyHouse Records menggelar acara pemutaran perdana yang diselenggarakan pada Sabtu, 22 Desember 2018 di Iindigo Lounge (DoubleTree by Hilton Hotel Jakarta), juga dimeriahkan dengan penampilan Juik Cobra @rombongreggae_official, Kulki @kulk1, Aldiano @aldiano dann acara dipandu oleh Kiki Ucup @kikiauliaucup ...
by admin | Nov 20, 2018 | News
@Doggyhouserecs dan @Blackfinit.music bikin tantangan untuk temen-temen semua, yaitu cover lagu #BukanPuisi dari @blackfinit.music, lagunya bisa temen-temen dengerin di #iTunes Bit.ly/BukanPuisi1 dan juga di Spotify Bit.ly/finitbukanpuisi Menangkan paket hadiah berupa: – 1 Paket Rilisan Fisik Doggy House Records – 1 Mascot Doggy – 1 T-shirt #BlackFinit – 1 T-shirt #DoggyHouseRecords – Uang tunai Rp. 500.000 Juri: – @Shaggydogjogja – @BlackFinit.music – Tim @Doggyhouserecs Cara ikut #BukanPuisiCoverChallenge: – Follow @Blackfinit.music dan @Doggyhouserecs – Cover song dalam bentuk Video (Durasi Max 1 Menit) – Upload Video ke akun instagram masing-masing dengan tag @Blackfinit.music dan @doggyhouserecs – Sertakan Hashtag #BukanPuisi#BukanPuisiCoverChallenge #BlackFinit – Aransemen, alat musik & alat rekam bebas – Masa unggah video #BukanPuisiCoverChallenge adalah 1 November – 20 Desember 2018 – Akan dipilih 2 orang pemenang yang masing – masing mendapatkan 1 paket hadiah Pemenang akan diumumkan pada tanggal 22 Desember 2018 melalui akun @doggyhouserecs Informasi lengkap bisa diakses di...
by admin | Oct 12, 2018 | News
Setelah sukses dan diapresiasi khalayak via layanan musik digital Spotify, iTunes, Deezer, dan sebagainya di tanggal rilisnya (23 Juli 2018), EP spesial ini terus menyebarkan virus ska yang mengasyikkan. Kali ini EP bertajuk “Sentimental Moods featuring Vocals” ini dirilis dalam bentuk kaset. Bekerjasama dengan label Jogja DoggyHouse Records (yang juga merilis LP kedua SM, Semburat), kaset ini dirilis serentak di Jogjakarta dan Jakarta di momentum Cassette Store Day tanggal 13 Oktober 2018. Mengapa kaset dan bukan CD seperti band-band lainnya? Bukan, Sentimental Moods bukan (hanya) hendak berbeda, tapi ternyata banyak rikues yang datang untuk merilis dalam bentuk fisik. Salah satu yang terbesar ya dalam bentuk kaset. Fenomena naik daunnya kaset kembali memang makin ramai di industri musik, terutama di skena indie. Jadi tak ada salahnya, selain CD yang memang sudah dipersiapkan dan akan dirilis setelah ini, kaset pun dirilis untuk memenuhi permintaan audiens musik Sentimental Moods. Diharapkan rilisan fisik ini bisa memperluas semangat bermusik dan berkreasi ala unit ska yang biasanya tampil ber-instrumental ria ini. Dimotori oleh Daniel Sukoco (bariton), Yurie Fachran (tenor), Taufiq Alkatiri (trumpet), Amoroso Romadian (trombone), Pardifa Efrido (bass), Wirastomo HW (gitar), Dharmo Soedirman (kibor), dan Rahmad Arifin (drum), Sentimental Moods mempersembahkan sebuah kreasi musikal lewat komposisi bervokal. Tentu dengan melibatkan tiga biduan yang tak hanya memiliki kualitas vokal kelas wahid, tapi juga dikenal di industri musik lokal. Sebut saja Bonita, seorang penyanyi yang dikenal memiliki range serta karakter vokal yang tak diragukan lagi. Tak heran para personel SM sudah menetapkan dia sebagai orang yang akan menyanyikan lagu yang saat itu sedang proses penciptaan. Gayung bersambut, tanpa banyak cingcong Bonita langsung mengiyakan permintaan SM padanya untuk...