KALEIDOSKOP DOGGYHOUSE RECORDS 2020

KALEIDOSKOP DOGGYHOUSE RECORDS 2020

http://doggyhouserecords.com/wp-content/uploads/2020/12/VID-20201230-WA0008-2.mp4 Memulai 2020 dengan pameran #tokomusikpodomoro gelaran @kedaikebunforum & @jogjarecordstoreclub dimana DVD @sangkakala_ – Moviemetalithicum diputar di Bioskop Podomoro Doggies Berbagi Peduli Tenaga Medis menggalang dana lelang barang pribadi player @shaggydogjogja hasilnya untuk produksi faceshield yang didistribusikan ke para tenaga medis. Unggah ulang single kolab @dubyouthyk & Lord K.I.M.O – Basstruck ke digital stores. @Heruwa juga merilis 2 single berurutan: Party Sendiri & Dendang Harapan. DHR berpartisipasi di @soundofcrew dimana @shaggydogcrew jamming dengan @shaggydogjogja lalu hasil tiketing dibagi ke crew band di Yogyakarta yang kena imbas pandemi. @shaggydogjogja gelar konser ulang tahun #23LOADConcert pada 27 Juni. Konser online ini dibantu oleh @citraweb_com @citranet_isp & @panggungdigital.id Beberapa band merilis single di digital stores via DHR diantaranya @Slamet_man_vs_Slamet_digital – Lockdown , @thebluetrainband – That’s Why, Widhi Kurniawan @notarisbergitar – Akhir Segalanya. 25 September hari duka bagi skena musik Indonesia dengan meninggalnya Albert Gerson Unfinit @blackfinit.music . Tribute untuk Black Finit digelar oleh @rururadio berupa program bincang online #LOKALwisdom bersama @felixdass & @indramenus Menggelar Records Fair dimana owner records store, label, musisi & penikmat musik berkumpul di @tilasawacoffee untuk bazaar rilisan juga gig bersama @lourentiakinkin @indramenus @danwisgra & @alur_maju Lagu @shaggydogjogja – Jangan Gontok-Gontokan masuk nominasi @amiawards Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik 2020 DHR ikut rangkaian diskusi & bedah buku skena ekonomi kreatif yang digelar oleh G-CINC, SBM ITB & difasilitasi oleh Kemenparekraf. @rasvanaoki feat. @ki.kooo & @alfred_thealien rilis single Can We Talk? lanjut dengan promo tour di Jogja, radio visit serta gigs di @warungheru & @loepalelah Program #WoofTalk tayang via YouTube channel DoggyHouse Records dengan host @indramenus mereview rilisan fisik band sambil kulineran bersama @daftar_menus Video by @iqbaltawakkaltu Song by @rasvanaoki feat....
OUT NOW THROUGH DIGITAL STORES! RASVAN AOKI FEAT. KIKOO & ALFRED THE ALIEN – CAN WE TALK?

OUT NOW THROUGH DIGITAL STORES! RASVAN AOKI FEAT. KIKOO & ALFRED THE ALIEN – CAN WE TALK?

FINALLY! The baby is here, Sebuah Single dari RasvanAoki feat. Kikoo feat. Alfred the Alien Sebuah lagu yang bergenre Dub Reggae-Poetic (menggabungkan syair & puisi dengan musik Dub Reggae). Tell yo friends, yo family, tell everyone kalau ada lagu aneh yang harus mereka dengerin✨ —- Song by Kikoo & Rasvan Lyrics by Kikoo,Alfred The Alien Voc & Guitar – Kikoo Guitar – Rasvan Bass – Rhesa Filbert Electric Piano, Synth – Ariefin Drum programer – Irhan Magixriddim Music Produced by Rasvan Recording & Mixing at Trek House Studio Mixed by Pras Imansyah Mastered by Donney Wagna Artwork by Nalta Films & Graphics by Kubik Commercial —- Released by Doggy House Records ©️ 2020...
RILIS “CAN WE TALK?”, RASVAN AOKI GANDENG KIKOO SAJIKAN NUANSA POETRY-DUB

RILIS “CAN WE TALK?”, RASVAN AOKI GANDENG KIKOO SAJIKAN NUANSA POETRY-DUB

Sebagian dari kita tentunya masih ingat dengan duo asal Surabaya, Rasvan Aoki, yang pada tahun 2018 lalu sempat mengharu biru blantika skena indie lokal dengan album Tyaga. Ke delapan lagu di album tersebut adalah buah totalitas Rasvan dan Aoki dalam menciptakan sebuah karya musik yang tulus. Tanggal 4 Desember 2020 nanti Rasvan Aoki  akan merilis single terbaru “Can We Talk?” mengandeng pendatang baru Kikoo  dan  Alfred The Alien yang mengisi bagian rap pada lagu ini, dan bisa dibilang lagu ini mengusung musik genre Dub Reggae/ Poetry-Dub, yaitu penggabungan syair/ puisi dengan musik dub Reggae yang identik dengan delay, reverb dan dub over dub. Bersama dengan Kikoo yang merupakan penyanyi/ penulis lagu pendatang baru wanita asal Sorowako (Sulawesi Selatan) ini membawakan lagu “Can We Talk?” yang ditulis olehnya. Lagu ini menggambarkan tentang situasi yang pernah ia alami, saat berada di situasi early 20’s dimana saat itu ia tengah berperang dengan batin yaitu antara childish side vs mature side dirinya. Kikoo mendedikasikan lagu “Can We Talk” untuk orang-orang terdekatnya, dan berharap agar siapapun dapat lebih aware terhadap persoalan mental health. “if you can’t be their home, at least be the rest area for them. Please learn how to genuinely care with someone and don’t fake it because they actually know when you fake it.” kata Kikoo. Menariknya, pertemuan dengan Kikoo di awal masa pandemi tergolong cepat dan tidak disangka. Kehadiran Kikoo berawal di awal tahun 2020, saat Vajra Aoki memutuskan untuk istirahat selama hamil dan Kikoo menggantikan Vajra untuk sementara. Setelah melahirkan, Vajra Aoki memutuskan untuk tidak melanjutkan perannya di Rasvan Aoki. Saat ini, Rasvan berperan sebagai Produser sedangkan Kikoo sendiri...
Banyak Permintaan, Shaggydog Sajikan Kembali Konser Ultah ke 23

Banyak Permintaan, Shaggydog Sajikan Kembali Konser Ultah ke 23

Bulan Juni lalu Shaggydog menggelar 23LOAD Concert untuk merayakan ulang tahun ke 23-nya. Konser daring yang dilaksanakan bekerjasama dengan perusahaan di bidang Teknologi Informasi, Citraweb dan Citranet, serta didukung oleh iLine dan panggungdigital.id ini terbilang sukses dari segi tehnis pelaksanaan. Sesi kolaborasi lintas benua dengan Dr. Ring Ding yang sedang berada di Jerman pun berjalan dengan mulus tanpa putus berkat koneksi internet broadband milik penyedia jaringan internet, CitraWeb. Beberapa media massa mengulas tentang bagusnya kualitas konser ini. Kompas di edisi hari Rabu, 1 Juli 2020, bahkan menulis tentang kualitas gambar dan suara konser ini sebagai “standar pertunjukan langsung via internet, yang belakangan sedang jadi tren.” Pertunjukan daring ini memang rencana-nya hanya ditayangkan sekali, tapi dengan diberlakukannya  kembali PSBB (yang mempengaruhi ekosistem konser musik) selain permintaan fans yang ingin menyaksikan kembali, selama fase kedua work from home, membuat opsi tayang ulang dimunculkan. “Di sosial media kami beberapa fans sering menanyakan, apa bisa konser-nya dibikin rerun karena mereka gak sempat nonton live pas itu, entah karena kerjaan atau lupa belum beli tiket, jadi ya sudah sekalian saja” ungkap Heruwa mengenai keputusan tayang ulang. Akhirnya disepakati tayang ulang konser 23LOAD Shaggydog akan diputar tanggal 3 Oktober 2020, jam 20.00 WIB. Calon penonton bisa membeli tiket rerun seharga Rp. 23.000 melalui www.doggyhouserecords.com mulai 24 September 2020, pukul 12.00 WIB. Tiket tersebut nantinya bisa digunakan untuk mendapatkan voucher diskon 23% di toko merchandise Shaggydog, Doggy Shop. BELI TIKET DISINI Bakal ada yang berbeda dari tayang ulang ini, dimana para personil Shaggydog akan memandu pemutaran ulang konser dengan celotehan khas mereka. Selain itu akan ada sesi tambahan berupa live akustik beberapa lagu hits mereka, yang...
Shaggydog Usung Konser Ulang Tahun Secara Daring

Shaggydog Usung Konser Ulang Tahun Secara Daring

Shaggydog baru saja ber-usia ke 23 tanggal 1 Juni lalu. Menginjakkan kaki di umur ke 23 itu layaknya seorang remaja yang mulai beranjak dewasa. Tentunya dengan masih menyisakan bayang – bayang sifat bergajulan mereka walaupun kini sudah bisa diarahkan ke haluan yang tepat, semoga. Biasanya pesta ulang tahun, apalagi di umur ke 23, identik dengan hingar bingar pesta bersama rekan sejawat. Apalagi ini band yang identik dengan irama yang cocok untuk berdansa bersama. Tapi tentu saja kedewasaan mereka menghadapi masalah pandemi ini membuatnya memutar otak untuk membuat sebuah perayaan yang sesuai (baca: mengindahkan protokol physical distancing). Dipilihlah konsep konser live secara online. Ide dasar pementasan daring yang diberi judul 23LOAD Concert ini berasal dari angka ulang tahun 23 dan tema reload (memuat ulang). Draf ini bermula dari situasi pandemi yang sudah berlangsung beberapa bulan dimana banyak menguras energi dan kini sudah saatnya untuk bangkit serta memuat ulang energi untuk kembali bekerja menyambung hidup, tentunya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku di era new normal ini. Bekerjasama dengan perusahaan di bidang Teknologi Informasi, Citraweb dan Citranet, kugiran Ska ini akan merealisasikan sebuah pergelaran daring secara live. Konser ini berusaha mengemas sebuah pementasan musik intim nan hangat dimana penonton disuguhkan tayangan layaknya berada di dalam satu ruangan bersama player, berdesakan secara virtual dengan gig goers lainnya seperti sebuah gig normal. Disediakan juga ruang interaksi online untuk saling bercengkerama diantara penonton juga dengan player disaat pergantian sesi tontonan. Di babak lain ada talk show bersama beberapa individu yang sempat berkelindan dengan kegiatan Shaggydog selama 23 tahun ke belakang mulai dari mantan manajer sampai ke mereka yang pernah bekerjasama. Shaggydog akan membawakan...
Live Concert Supermusic Sound of Crew Coba Siasati Kondisi Finansial Para Kru

Live Concert Supermusic Sound of Crew Coba Siasati Kondisi Finansial Para Kru

Pandemi membuat hampir semua lini kehidupan terkena imbas-nya termasuk juga industri musik. Tidak hanya musisi dan band, ekosistem dibalik panggung yang terlibat disitu pun ikut terpukul misalnya vendor, venue dan crew band. Sebelumnya Shaggydog telah menginisiasi Doggies Berbagi: Peduli Tenaga Medis yang melelang barang milik pribadi kemudian hasilnya digunakan untuk produksi face shield. Face shield sebanyak total 710 buah ini kemudian didistribusikan ke para tenaga medis melalui bantuan tim Jogja Lawan Corona x Mama Jahit.id serta tim Kontrakan Asmara ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di Yogyakarta.  Crew dan tim produksi band yang terkena efek domino pandemi pun mendapat perhatian dari Shaggydog. Dibuatlah sebuah program acara yang hasil penjualan tiketnya akan dibagikan kepada mereka. Program bertajuk Supermusic Sound of Crew – Shaggydog Jamming With The Crew ini pada intinya merekam kegiatan bermusik crew Shaggydog bersama player (dengan tetap menggunakan protokol physical distancing) dilanjut dengan interview. Supermusic, Shaggydog bersama HOOKSpace dan Loket.Com sebagai partner penyelenggara mencoba menyajikan perspektif lain kepada publik mengenai kondisi ekosistem industri musik Indonesia saat ini dari kacamata para pelaku dibalik panggung. Program ini mencoba memberikan alternatif untuk menyiasati kondisi finansial industri musik di tengah kondisi pandemi salah satunya dengan membuat live concert jamming crew dan player Shaggydog. Calon penonton membeli tiket seharga Rp. 20.000 dan Rp. 50.000 melalui Loket.com atau GoTix untuk kemudian diberikan link streaming konser. Hasil penjualan tiket ini kemudian didonasikan kepada para crew dan tim produksi band di Jogja yang terkena dampak pandemi. Supermusic Sound of Crew – Shaggydog Jamming With The Crew sendiri akan ditayangkan pada tanggal 15 Mei 2020 pukul 20.00 – 22.00...