RELASIKONSERVASI PRESENT BRING BACK OUR GLORY VOL. 1

RELASIKONSERVASI PRESENT BRING BACK OUR GLORY VOL. 1

RelasiKonservasi present : BRING BACK OUR GLORY VOL. 1 Minggu, 4 September 2022 Gedung Kesenian Wonosari Open Gate 09.30 WIB —— SOMETHING WRONG (Erase All Labels Tour 2022) GENDAR PECEL (Rekreatour 2022) DERJAGER —— also performance by : 12 Local Band Gunungkidul —— PRESALE 1 SOLD OUT PRESALE 2 IDR 30.000 TICKET ONTHESPOT LIMITED More info : 087817205152 (Alma) ••• Sponsored by : – @bankbri_id Wonosari – @sepalihancreative – @nadiimagine – @rizki_dekorasi – @seven.goods – @ksppandega – @308store.wonosari – @thehouse_secondwear – @nikarrazi – @debs_tour_travel – @rushtercut_barber – @tujuhmatahari – @ganeshaproduction – @raskamera – @folklol_ – 26Creative – @kedai_guneman – @koma5decor – @dimarpictura – @normalis.supply – @24dgital – @treeflow.id —— Media Partner : – @doggyhouserecs – @kolonigigs – @mingguproduktif – @bilikmusik – @infogigs.yk – @liargigs.id – @beritainaja – @dolangunungkidul_ – @sorot_gunungkidul –...
OutofStep x Ykbooking: Dishold Tour Chapter Yogyakarta

OutofStep x Ykbooking: Dishold Tour Chapter Yogyakarta

Prepare your spike jackets cuz it’s about to be STEP’ED OUT! 28 AGUSTUS 2022 VENUE AT CENKOPI HTM 30K START 19.00 Bands : Dishold (Jakarta) To Die Menahem Rottorhead Offrules Narchobeat Support and media partners : @kolonigigs @musikjogja @ykbooking @doggyhouserecs Presented by OutofStep x Ykbooking Seperti biasa, NO ALCOHOL AT...
Jogja Everycore Present: Strife Gathering

Jogja Everycore Present: Strife Gathering

The prelude to the grand episode is here! Join us in the moshpit with: @kickitoutmusic @miragercjb @paraphernalia.yk @hekstheband @evartshc @pentasliar @yourheartguard @meowningyk Venue: Maspee Coffee Dragon Stage Jakal KM 10, Yogyakarta 21 Agustus 2022 Gate open at 3PM Starts at 5PM Presale: 20K OTS: 30K *Includes Free Coffee For Presale Booking: Avel +62 812-2691-1314 Bintang: +62 889-1765-326 Supported by: @maspee_coffee @doggyhouserecs @kickchickcloth @property_of_djaloe @reyro.ltd @rifexd Media Partners: @ykvvknd @hxemedia @kolonigigs @musikjogja @wargagigs @yklc.media @bilikmusik...
PERAYAAN 25 TAHUN SHAGGYDOG

PERAYAAN 25 TAHUN SHAGGYDOG

Tahun ini Shaggydog memasuki usia peraknya, 25 tahun sejak terbentuknya pada  1 Juni 1997, di Sayidan, sebuah kampung yang terletak di pinggir sungai di tengah kota Yogyakarta. Bertahan untuk mempertahankan formasi yang solid dan tetap produktif selama 25 tahun ini juga bukanlah hal yang mudah untuk dilalui bagi Shaggydog maupun masing-masing personil, tentu banyak kisah cerita dan pasang surut dalam perjalanannya. Enam album studio, dan beberapa rilisan single telah mengisi daftar diskografi band yang digawangi Heru, Richad, Raymond, Bandizt, Lilik, dan Yoyo ini. Bahkan Shaggydog juga aktif melakukan terobosan-terobosan segar bahkan unik diluar rilisan karya-karya musik mereka, sebut saja rilisan sepatu, sepeda, maskot, hingga buku. Pada perayaan ulang tahun yang ke-25 kali ini, Shaggydog mengangkat tajuk “Ber25ulang” dengan rangkaian acara berupa pameran foto dan konser yang akan digelar di Jakarta. Bersulang adalah sebuah simbol ungkapan rasa bahagia dan perayaan kebersamaan saat menikmati minuman, bersulang merayakan kembali kebersamaan Shaggydog selama 25 tahun sebagai sebuah bentuk introspeksi suka duka dalam perjalanan yang tidak sebentar ini. Perayaan yang tidak hanya untuk Shaggydog saja, namun untuk semua kawan yang bersama-sama membawa Shaggydog dalam perjalanan seperempat abad ini. Pameran Foto Perjalanan 25 Tahun Shaggydog Shaggydog merupakan salah satu band yang merawat dengan baik arsip dokumentasi foto perjalanan karir mereka, berawal dari kerjasama Shaggydog dengan Agensi 56 untuk mendigitalisasikan arsip negatif film Shaggydog yang dikumpulkan dari periode tahun 1998 hingga 2006, Shaggydog dan Agensi 56 akhirnya sepakat untuk mempersembahkan sebuah pameran foto arsip bertajuk “Rudy’s Story : Rekam Jejak 25 Tahun Shaggydog” yang sekaligus menjadi agenda rangkaian perayaan ulang tahun Shaggydog ke-25. Dari digitalisali 47 roll arsip negatif film Shaggydog, menghasilkan sekitar 1674 foto dan...
Prihatin Jual Beli Daging Anjing, King Masmus Rilis Anjing Bukan Makanan

Prihatin Jual Beli Daging Anjing, King Masmus Rilis Anjing Bukan Makanan

Masih ingat bukan dengan King Masmus, musisi berambut gimbal asal Kediri yang pernah merilis single via DoggyHouse Records 2019 lalu?. Single berjudul Mangga ini berkolaborasi dengan Irhan (Magix Riddim), yang dikenal sebagai gitaris dan vokalis band Ska asal Surabaya, Heavy Monster. Kali ini King Masmus kembali merilis single baru, Anjing Bukan Makanan. Maraknya jual beli daging anjing di Indonesia menjadi inpirasi awal dibuatnya lagu Anjing Bukan Makanan. Sebagai sosok vegan dan penyayang binatang, King Masmus melalui lirik lagu ini mencoba menyentuh nurani para pendengarnya untuk lebih memahami bahwa “anjing bukan makanan”. Menurut King Masmus, anjing dan kucing termasuk binatang yang masuk ke kategori hewan teman manusia, bukan hewan ternak yang layak di konsumsi. Mereka tinggal satu atap dan bahkan berbagi tempat tidur dengan manusia. Belum lagi kasus pencurian anjing dan kucing, sikap kasar, peracunan dan lain-lain menjadikan rasa keprihatinan yang mendasar. King Masmus juga menyuarakan dan mengingatkan kembali bahwa burung juga bukan mainan di deret lirik “Demi kompetisi jutaan. Ow ow astaga burung bukan mainan”. Burung adalah satwa liar yang berhak terbang bebas menikmati hidup sesuai kodratnya, menjadi teman dan penyeimbang ekosistem alam. Disini sangat jelas ditekankan bahwa penangkapan, pengurungan, perdagangan, kompetisi dan konsumsi burung merupakan tindakan animal abuse, apapun alasannya, “jangan mainin burung”. Di single yang diproduseri Bandizt (bassist Shaggydog), musisi yang memilih Dub Reggae sebagai bentuk ekspresi-nya ini masih bersikukuh di genre yang sama. Anjing Bukan Makanan menawarkan musik Reggae sebagai dasar musiknya kemudian diberi sentuhan Electronic Dub Steppa yang di balut dengan art serta gaya khas dari King Masmus menjadikan lagu ini terdengar easy listening dan penuh makna. “Saya suka dengan kombinasi musik yang orisinil, kreatif,...