by admin | Aug 12, 2022 | News, Releases
Masih ingat bukan dengan King Masmus, musisi berambut gimbal asal Kediri yang pernah merilis single via DoggyHouse Records 2019 lalu?. Single berjudul Mangga ini berkolaborasi dengan Irhan (Magix Riddim), yang dikenal sebagai gitaris dan vokalis band Ska asal Surabaya, Heavy Monster. Kali ini King Masmus kembali merilis single baru, Anjing Bukan Makanan. Maraknya jual beli daging anjing di Indonesia menjadi inpirasi awal dibuatnya lagu Anjing Bukan Makanan. Sebagai sosok vegan dan penyayang binatang, King Masmus melalui lirik lagu ini mencoba menyentuh nurani para pendengarnya untuk lebih memahami bahwa “anjing bukan makanan”. Menurut King Masmus, anjing dan kucing termasuk binatang yang masuk ke kategori hewan teman manusia, bukan hewan ternak yang layak di konsumsi. Mereka tinggal satu atap dan bahkan berbagi tempat tidur dengan manusia. Belum lagi kasus pencurian anjing dan kucing, sikap kasar, peracunan dan lain-lain menjadikan rasa keprihatinan yang mendasar. King Masmus juga menyuarakan dan mengingatkan kembali bahwa burung juga bukan mainan di deret lirik “Demi kompetisi jutaan. Ow ow astaga burung bukan mainan”. Burung adalah satwa liar yang berhak terbang bebas menikmati hidup sesuai kodratnya, menjadi teman dan penyeimbang ekosistem alam. Disini sangat jelas ditekankan bahwa penangkapan, pengurungan, perdagangan, kompetisi dan konsumsi burung merupakan tindakan animal abuse, apapun alasannya, “jangan mainin burung”. Di single yang diproduseri Bandizt (bassist Shaggydog), musisi yang memilih Dub Reggae sebagai bentuk ekspresi-nya ini masih bersikukuh di genre yang sama. Anjing Bukan Makanan menawarkan musik Reggae sebagai dasar musiknya kemudian diberi sentuhan Electronic Dub Steppa yang di balut dengan art serta gaya khas dari King Masmus menjadikan lagu ini terdengar easy listening dan penuh makna. “Saya suka dengan kombinasi musik yang orisinil, kreatif,...
by admin | Jul 28, 2022 | News
GONG FEST PROUDLY PRESENT “Senandung Alam” YOGYAKARTA Rabu, 10 Agustus 2022 Tebing Breksi, Jogja MALANG Sabtu, 20 Agustus 2022 Kusuma Agrowisata, Batu Ticket available at waytiket.com Ruang gerak hiburan seakan semakin menyempit seiring meluasnya kesibukan monoton yang tak disadari telah menjadi rutinitas. Berada di tengah jam kerja yang menjemukan memang melelahkan. Memenuhi kebutuhan primer adalah mutlak, tapi bukan berarti kita melupakan bahwa kebutuhan sekunder yang menyeimbangkan. Primer dengan bekerja, sekunder dengan piknik. Melihat keresahan di antara populernya riuh kehidupan di kota, kami mencoba untuk memberikan secercah pelepas penat yang dirangkum dalam satu hari dengan impresi yang tak lekang oleh waktu. Sejenak bersenandung bersama di antara keindahan alam dari senja hingga malam. Mungkin cara ini sedikit banyak membuka kacamata kita tentang pentingnya kebutuhan sekunder itu sendiri. Ya, piknik. Membuka cara pandang kita tentang kehidupan bahwa manusia dengan alam akan selalu selaras. Dengan mengambil destinasi wisata sebagai lokasi acara ini, kami ingin menghadirkan pengalaman piknik yang tak terlupakan. Diracik melalui senandung yang disajikan pengisi acara, diselaraskan dengan suasana alam sekitar, dirangkum dalam sebuah pagelaran spesial. Mengutip obrolan dengan Anton Rhey Gong selaku CEO Gong Production, “mencoba sejenak bersyukur untuk menikmati senandung semesta, menjaga hubungan yang harmonis dengan alam, selaras dengan konsep memayu hayuning bawana. Melihat hamparan sawah, mendengar gemericik air, menghirup oksigen di antara pepohonan, hamparan pegunungan itu semua lebih dari cukup memenuhi kebutuhan sekunder yang priceless ini. Terlebih apabila keindahan itu dipadu padankan oleh pengisi acara yang akan bersenandung bersama kita semua di Gong Fest”. Tawaran ini hadir tanpa basa-basi, beranikah kita menyeimbangkan kebutuhan itu? Catatan epilog ini, lupakan sejenak masalah yang riuh di kepala karena: aku, kamu, dan...
by admin | Jul 23, 2022 | News
Dua band asal Daerah Istimewa Yogyakarta, The Kick dan Untitled Joy berkongsi untuk menyajikan pertunjukkan yang spektakuler lewat JALAN SEHAT Tour. Sebagai band yang butuh jam terbang, The Kick dan Untitled Joy membuka jalan mereka sendiri untuk memperkenalkan karyanya di kota-kota tetangga. The Kick dan Untitled Joy sama-sama merilis mini album mereka secara resmi di tahun 2022. “Suburban Terror” dari The Kick menceritakan tentang keresahan pemuda yang hidup di pinggiran kota – semi terasing pada perubahan yang ada. Sedangkan “Skala Kecil” milik Untitled Joy berkisah tentang romantika dan krisis identitas anak menjadi dewasa. JALAN SEHAT Tour Jilid I akan digelar di lima tempat dari Juli – Agustus. Jadwal JALAN SEHAT Tour: 23 Juli 2022, Magelang 6 Agustus 2022, Ungaran 20 Agustus 2022, Gunung Kidul 25 Agustus 2022, Salatiga 27 Agustus 2022, Klaten Sehat terus, terus sehat, bersama JALAN SEHAT! Temui mereka di: The Kick: Youtube Spotify Instagram Untitled Joy: Youtube Spotify Instagram...
by admin | Jul 19, 2022 | News
Slowright, band Ska Punk asal Malang yang baru saja melempar EP terbaru-nya via DoggyHouse Records ini sempat melakukan promo tour di Yogyakarta 24 Juni lalu. Gig Stray Cats Skank yang menampilkan 4 band Ska dari Jogja dan Malang ini adalah acara amal yang seluruh pendapatannya dialokasikan ke program steril dari Animal Friends Jogja untuk kucing jalanan. Band yang beranggotakan Lucky (Vokal), Jono (Drum), Raja (Gitar) Aria Black (Trombone), Baihaqi (trompet) dan Peter Rahmani (Bass) ini melepas video musik untuk single andalan mereka berjudul Slowriders. Lagu gacoan di mini album Believe ini dibuat dengan beberapa versi yang berbeda, diantaranya versi Rap yang dikerjakan oleh Eyesthetic, serta versi Drum & Bass yang diberi sentuhan remix oleh MetzDub. Pada pembuatan video klip Slowriders, Slowright bekerjasama dengan Black Magic sebagai production house. Dari berbagai ide dan konsep mereka tuangkan bersama Black Magic, terpilihlah konsep “point of view” yang beberapa teknik pengambilan gambar-nya lebih fokus pada detail gambar yang bertujuan untuk menunjukkan ekspresi personil band dan alat musik yang dimainkan. Dalam proses editing pun editor Deni Hendra memilih konsep cut-to-cut yang lebih cepat membuat video tersebut semakin enjoy ditonton, grading yang dipilih pun menggunakan tone warna klasik dipadukan dengan transisi yang sedikit garang. Dalam hal properti band performance dibuat se simple mungkin menggunakan lighting warna-warni dibantu asap yang sedikit tebal agar lighting terasa lebih hidup. Studio yang dipilih pun juga berwarna netral dengan background putih polos agar terkesan minimalis. Layaknya sepenggal kutipan dari lirik Slowriders “Dont Stop the Music and Sound. Dont Stop The Beat Of The Drum. Dont Stop The Body Moving Around. Let you fellin make you go around and around”. “Karena...
by admin | Jul 12, 2022 | News
Tabebuya present : “Tabebuya Rock Garden” Sunday, 17 July 2022 • Guest star : Karna Mereka Rebellion Rose • Putar Balik Enjoy Drink Capellen Save All Day Burning Eyes • HTM : 50K (reguler) VIP ticket by RSVP • Support by : @gubugdistro @yoyokkoyoy • Media partner : @allyoucanart @doggyhouserecs @ykvvknd @visitkulonprogo @mingguproduktif @musikjogja • Ticket box at Tabebuya Cafe Jalan Sanun, Area Sawah, Wates, Kulon Progo,...
by admin | Jul 7, 2022 | News
Noise Parade x BRSK Present : “We Can’t Stop Vol. 1” Minggu 17 Juli 2022 17.00 – Drop Play On, Prawirtotaman BAND : – MORFEM – SOMETHING WRONG – ROKET – CIRCLE FOX – FILLER Artwork @timtimebroy HTM : Rp 85.000,00 (SOLD OUT) Tshirt : Rp 150.000,00 Bundling Rp 185.000,00 (SOLD OUT) RSVP Tiket : 0856-1868-612 Acara “We Can’t Stop Vol. 1” digelar dalam rangkaian promosi single terbaru dari Morfem yang berjudul “Megah Diterima” sekaligus merayakan kerjasama antara BRSK dan Morfem selama 2 tahun belakangan ini. Selain Morfem akan ada band dari Yogyakarta yang akan bermain yaitu: Something Wrong, Roket, Circle Fox, serta Filler. 4 Band ini juga akan memberikan eksperimen berbeda pada acara nanti. Jadi pastikan kalian membeli tiket sebelum kehabisan. Terus support gigs...