Dengar Bagaimana Slowright Menceritakan Pertemanan Mereka di Single SIDE BY SIDE

Dengar Bagaimana Slowright Menceritakan Pertemanan Mereka di Single SIDE BY SIDE

Slowright, band Malang ini akan kembali merilis single baru setelah bulan Agustus tahun lalu mereka merilis album penuh pertama-nya, High & Low. Masih di bawah naungan DoggyHouse Records dan diproduseri oleh SB Tunes, Slowright melemparkan amunisi terbarunya, kali ini dengan sesuatu yang berbeda. “Kami sadar betul masa promo album High & Low masih sedang berjalan dan masih banyak yang harus di lakukan. Tapi sedikit menengok ke belakang, Sandy Armita (vokalis baru Slowright) bergabung ketika materi album High And Low sudah jadi, tinggal mengisi vokal saja. Akhirnya Sandy kami paksa untuk menulis semua lirik album tersebut dalam waktu yang sangat singkat” ungkap Slowright mengenai proses album perdana mereka. Dari sini akhirnya Slowright pun sepakat untuk membuat materi baru yang nantinya Sandy ikut secara penuh dalam setiap proses kreatifnya. Tidak membutuhkan waktu yang lama, Slowright yang kini beranggotakan Sandy Armita (vokal), Mochamad Raja Sandyapura (gitar) dan Fandi Bagus Tofani (drum) ini langsung meracik materi lagu baru yang diberi judul SIDE BY SIDE. Ketiganya sepakat menunjuk Fifan Christa/Atlesta (Pops You Good studio) sebagai eksekutor dari ide-ide mereka. Materi baru yang menyempurnakan formula reggae dengan hip-hop dan rock ini juga sebagai penanda perubahan dari materi Slowright sebelumnya. Tidak dapat di pungkiri, cara Sandy ngerap serta bernyanyi  membawa banyak pengaruh baru ke dalam Slowright dan member lainnya menanggapi dengan sangat positif. “Sejujurnya butuh banyak kompromi dalam proses kreatif SIDE BY SIDE, semua di lakukan atas dasar respect sesama member Slowright untuk mendapatkan hasil terbaik dan menciptakan sesuatu yang baru dan lebih segar!” jelas mereka mengenai perubahan yang terjadi dalam penulisan materi baru-nya. Secara lirik SIDE BY SIDE bercerita tentang pertemanan Slowright serta perjalanan singkat...
SUM 41 Siap Guncang Jogja!

SUM 41 Siap Guncang Jogja!

Starcross gelar konser spesial bertajuk Wildground Live dengan menghadirkan band pop punk asal Kanada, Sum 41. Konser spesial ini akan berlangsung pada 2 Maret 2024 di Stadion Kridosono, Yogyakarta dengan menggandeng dua band ternama seperti Endank Soekamti dan Rocket Rockers sebagai band penampil. Sebelumnya, Sum 41 tercatat pernah tampil di Indonesia pada tahun 2009. Di tahun 2023, Sum 41 juga pernah merencanakan kedatangannya tampil kembali di Jakarta, namun batal karena permasalahan kontrak dengan promotor. SUM 41 yang telah aktif bermusik sejak 1996 itu telah dikabarkan hengkang dari industri musik pada Mei 2023 lalu dan akan melakukan tur terakhir. Sebagai bentuk penghormatan terhadap para penggemarnya, Sum 41 kemudian menggelar tur dunia bertajuk “Tour of The Setting Sum – Final Tour”. Khusus pertunjukan di Yogyakarta, konser Sum 41 akan dibuka oleh Endank Soekamti dan Rocket Rockers. Dua penampil ini dianggap mampu mewakili warna musik yang sama di era Sum 41 booming di Indonesia pada tahun 2000-an. Pembelian tiket sudah bisa dimulai melalui www.sum41yogya.com Berkaitan dengan hal tersebut, jadwal penukaran tiket konser Sum 41 di Jogja dibuka dalam 2 kesempatan berbeda. Penukaran tiket konser Sum 41 di Jogja sudah bisa dilakukan pada Jumat, 1 Maret 2024 pukul 17.00-21.00 WIB di Sinergi Co Working Space, Sleman, Yogyakarta. Adapun jadwal penukaran tiket konser Sum 41 berikutnya dibuka di Stadion Kridosono pada hari-H acara, yakni Sabtu, 2 Maret 2024, pukul 10.00-21.00 WIB. Berikut tata cara dan ketentuan penukaran tiket konser Sum 41: 1. Menunjukkan KTP asli; 2. Menunjukkan e-tiket yang sesuai; 3. Jika e-tiket sudah berpindah tangan, pihak kedua wajib menunjukkan fotokopi identitas pemilik tiket dan surat kuasa; 4. E-tiket yang telah di-scan akan ditukar dengan gelang untuk masuk...
DUA METAL KAWAKAN EROPA SIAP MENGHAJAR PANGGUNG JOGJAROCKARTA

DUA METAL KAWAKAN EROPA SIAP MENGHAJAR PANGGUNG JOGJAROCKARTA

Belum juga selesai gema musik yang dibawakan oleh Sepultura, Over Kill, dan band-band lain di Jogjarockarta 2023, gelaran ke tujuh kali ini akan dihadirkan kembali pada 27 Januari 2024. Tahun 2024 akan menjadi tahun “panas” di Indonesia. BMKG memprediksi suhu di 2024 akan lebih panas 0,8 derajat dan menjadi tahun terpanas keenam sejak 1880. Di tahun panas ini, Jogjarockarta memberi kejutan headliner yang tak kalah panas, yakni dua legenda metal dari tanah Eropa, In Flames dan Kreator. In Flames adalah band metal asal Gothenburg, Swedia, yang dibentuk pada tahun 1990. Sepanjang kariernya, band yang dianggap sebagai salah satu pionir Swedish death metal ini telah merilis 14 album studio. Album terbaru mereka, Foregone (2022), dipuji oleh banyak kritikus musik dan disebut-sebut sebagai album terbaik mereka sejak 20 tahun terakhir. “Foregone adalah sebuah pengingat: ketika In Flames ada di puncak kekuatannya, mereka benar-benar tak tersentuh,” tulis Kerrang. In Flames dianggap menjadi salah satu band metal Swedia paling sukses dan berpengaruh di jagat. Mereka telah menjual dua juta kopi album, dan mendapat tiga nominasi Grammy Award –-penghargaan musik Swedia– dan memenangkan dua untuk kategori Album Hard Rock / Metal Terbaik. Sekarang, setelah melewati 33 tahun perjalanan, pasukan metal dari Swedia ini beranggotakan Bjorn Gelotte (gitar), Anders Friden (vokalis), Tanner Wayne (drum), dan Chris Broderick (gitar). Sedangkan Kreator, nyaris tak ada penggemar metal yang tak tahu nama mereka. Dibentuk di Essen, Jerman, pada 1982, raksasa dari Jerman ini dianggap satu dari Big Four thrash metal di kawasan Teutonik.  Didirikan oleh Mille Petrozza (gitar dan vokal) yang masih bertahan sampai sekarang, Kreator konsisten di jalur thrash metal dan menyediakan bahu bagi para band thrash...