by admin | Mar 29, 2016 | News, Releases
Pada tahun 2015 lalu, salah satu gelaran festival musik Ska terbesar dan tertua di Indonesia, Sound of Ska, sukses digelar di auditorium Jogja National Museum. Event yang telah berlangsung sejak era 90an dan sempat vakum ini coba dihidupkan kembali oleh tim Doggy House Production. Di edisi ke lima ini Sound Of Ska mencoba menyandingkan band baru dengan band lama. Band-band lama semisal Shaggydog, Black Sky dan Noin Bullet tak canggung bergandengan tangan berdansa dengan band-band baru diantaranya Social Hitam Putih dan The Ska Banton. Sound Of Ska pun membuka diri terhadap perkembangan musik Ska saat ini dengan mengakomodir bermacam jenis musik Ska di event kali ini mulai Traditional Ska sampai Ska Core bahkan model big band orchestra seperti yang dibawakan oleh Sentimental Moods. Tak hanya dari segi jenis musik dan umur band, Sound of Ska mengajak semua yang menikmati malam indah tersebut untuk peduli terhadap hak binatang dengan menyisihkan pendapatan mereka untuk didonasikan kepada Animal Friends Jogja (AFJ). AFJ sendiri adalah sebuah organisasi nirlaba yang berkegiatan dibidang pengurusan binatang yang terlantar. Tentunya hal ini menjadi salah satu nilai lebih event Sound of Ska yang tidak cuma mengagungkan kesenangan tapi memberikan kepedulian-nya terhadap hal lain. DVD Sound Of Ska ke lima ini sendiri disutradarai oleh Sidharta Tata, seorang sutradara muda berbakat yang mengawali kegiatan-nya di dunia seni sebagai bassist dari band Hardcore, Throughout, dan kemudian membentuk Kebon Studio. Beberapa film hasil besutannya berhasil mencuri perhatian khalayak misalnya film Natalan, yang diputar di Jogja Netpac Asian Film Festival 2015. Film dokumentasi berdurasi satu jam delapan menit ini akan dirilis oleh Doggy House Records bertepatan dengan hari film nasional yang jatuh...
by admin | Mar 8, 2016 | News, Releases
Tanggal 10 Desember 2015 lalu Heruwa (Shaggydog) dan Jerinx (Superman Is Dead) resmi merilis single kolaborasi mereka yang bertajuk Samiya dalam format digital download. Single tersebut bisa diunduh di iTunes Lagu yang dipengaruhi oleh kegelisahan mereka akan kondisi alam di Indonesia ini menawarkan sebuah perpaduan antara musik modern yang diwakili oleh genre Electronic serta musik tradisional yang diambil dari Gamelan. DoggyHouse Records yang digandeng oleh kedua musisi tersebut berinisiatif untuk merilis single yang dikerjakan di Seminyak Pro Studio, Bali oleh Agus Bim dan Cipta Gunawan ini dalam format fisik. Adapun format fisik yang dipilih adalah kaset pita yang kemudian dipaketkan bersama t-shirt dengan desain oleh Sono “Cap Bagong Tattoo”. Bagi peminat bokset yang tidak mempunyai pemutar kaset pun disediakan sebuah cd untuk mengakomodir keperluan audio mereka. Pemilihan wadah untuk single yang di mixing dan mastering oleh Egha dan Donney di Wai – Wai Studio dan Rockstar Studio ini pun tidak sembarangan. Tim DoggyHouse Records menggunakan boks dari kaleng daur ulang dimana terdapat plat tipis dengan artwork kover yang dicetak dengan tehnik etsa. Sementara itu sebuah film dokumenter yang memuat behind the scene pembuatan lagu ini dikerjakan oleh Lana Pranaya: Adapun perilisan bokset Samiya kali ini bertepatan dengan Hari Musik Nasional, yaitu 9 Maret 2016. Hari musik nasional sendiri merupakan sebuah hari khusus untuk mengapresiasi musik yang digagas oleh mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden nomor 10 tahun 2013. Dipilihnya tanggal 9 Maret juga sesuai dengan tanggal lahir maestro Indonesia, WR. Supratman. Paket bokset yang dirilis terbatas sebanyak 50 buah ini dibandrol seharga Rp. 350.000 (sudah termasuk ongkos packing dan kirim melalui pos ke Pulau Jawa) dan bisa...
by admin | Mar 3, 2016 | News
Adalah Shaggydog, sebuah band kugiran dari kota Yogyakarta yang sudah cukup berpengalaman dalam melakukan tour ke luar Indonesia. Pernah diundang tour ke Belanda di tahun 2004 dan 2006 serta ke Australia di 2009 telah menunjukkan bahwa Shaggydog tidak hanya bisa diterima oleh penikmat musik di Indonesia, tapi juga di negara lain. Melalui booking agency mereka di DoggyHouse Records manajemen, akhir tahun 2015 lalu mereka kembali mendapatkan undangan untuk melanglang buana ke Amerika Serikat, tepatnya di sebuah festival bertajuk The South by Southwest (SXSW) Music Conferences & Festival di bulan Maret 2016. SXSW merupakan sebuah perhelatan akbar insan musik dan dunia hiburan yang diselenggarakan setiap tahun di Austin, Texas, Amerika Serikat. SXSW merupakan salah satu event yang paling dinantikan dimana ada sekitar 30.000 praktisi hiburan serta hampir 3000 media massa yang berpartisipasi dalam setiap perhelatan akbar yang sudah digelar sejak 1987 ini. Semua hal yang terkait dengan industri musik dan hiburan ada di event ini mulai dari perusahaan pembuat alat musik, kritikus musik dan film, promotor, label, publisher, percetakan yang membuat kover album, sampai rumah produksi film. Band dan musisi sebesar Metallica, Coldplay, Justin Timberlake, Tori Amos, Prince, Lionel Richie, Bruce Springsteen, Hanson, Norah Jones, Iggy Pop, Green Day, Johnny Cash sampai The SIGIT dan White Shoes And The Couple Company pun pernah bermain di event musik SXSW. Figur penting dalam dunia hiburan juga banyak yang menjadi pembicara di panel diskusi musik SXSW semisal Elliott Mazer (produser Neil Young), Tony Brown (MCA Records), David Fricke (majalah musik Rolling Stone). Bintang film semisal Sandra Bullock,Paul Walker, Ethan Hawke, Elijah Wood sampai sutradara sekelas Quentin Tarantino dan Robert Rodriguez pernah menjadi talent...
by admin | Jan 1, 2016 | News
Koleidoskop DoggyHouse Records 2015 2015 adalah sebuah tahun yang penuh keriaan sekaligus kerja keras bagi kami. Sebagai sebuah divisi baru di manajemen Shaggydog, tahun ini kami mulai banyak bekerjasama dengan divisi lain untuk membuat sebuah event bersama (Launching Maskot Doggy, DoggyHouse Berbagi, Sound Of Ska #5 serta pameran Special Buat Kamu). 2015 ini kami mulai aktif keluar kota untuk mempromosikan label dan rilisan kami. Kami juga mulai mendapatkan undangan sebagai pembicara di diskusi mengenai musik baik di sekitaran Jogja sendiri maupun luar kota. Tahun ini pula kami bergabung bersama kolektif toko musik dan records label di Yogyakarta yang bernama Jogja Records Store Club. Kolektif ini aktif berkegiatan dalam bidang musik, tak hanya menggelar lapakan musik bersama tapi juga membuat peta records store serta gig musik. Di 2015 ini kami juga banyak berpartisipasi dalam acara musik yang banyak mengekspos band-band baru yang menurut kami sangat potensial untuk dikulik. Event musik semacam Lelagu, Before Sunset dan Minor Listen adalah beberapa diantaranya yang menurut kami layak untuk disupport. Tak jarang kami menemukan band baru yang mampu meluluhkan hati kami di gig intim tersebut. Terima kasih kami tak akan pernah cukup untuk menggambarkan betapa tanpa kalian, kami bukanlah apa apa: Tabik untuk rekan rekan Shaggydog yang selalu memberi kami masukan mengenai apa yang terbaik untuk kami lakukan, kami belajar banyak dari kalian! Para crew Shaggydog yang selalu siap sedia membantu pelaksanaan acara yang kami organize bersama, kalian terbaik! Tim Doggy Shop yang selama ini bekerjasama dalam pembuatan event bersama juga penjualan rilisan kami, tanpa kalian kami pasti kewalahan. Tak lupa ucapan terima kasih juga bagi kalian semua (band, teman lapak, records label, media,...
by admin | Dec 9, 2015 | News
Kondisi alam di Indonesia saat ini sangatlah memprihatinkan, asap pembakaran hutan yang merugikan banyak orang masih ditambah lagi dengan pengalihan lahan hijau untuk keperluan komersial yang dampaknya merugikan lingkungan. Begitu juga dengan isu reklamasi di Bali yang menjadikan perhatian tersendiri bagi seorang Jerinx, penggebuk drum Superman Is Dead, yang kemudian bersama kawan-kawan mencoba melawan hal tersebut dengan gerakan Bali Tolak Reklamasi. Contoh kasus lain adalah banyaknya lahan di kota Jogjakarta yang diubah menjadi area perhotelan yang lalu mengganggu area resapan air di lingkungan sekitar, hal inipun lambat laun menimbulkan pergesekan (lihat Jogja Ora Di Dol). Hal-hal diatas yang membuat dua sahabat masa kecil, Heruwa (Shaggydog) dan Jerinx (Superman Is Dead) merasa gelisah dan sepakat untuk mengeluarkan kegelisahan mereka dalam sebuah kolaborasi musik sesuai dengan disiplin ilmu yang digeluti oleh mereka selama ini. Lahirlah sebuah single yang mereka beri judul Samiya. Samiya sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya keseimbangan. Musik instrumental yang ditawarkan oleh kedua musisi di single ini merupakan sebuah perpaduan antara musik modern yang diwakili oleh genre Electronic serta musik tradisional yang diambil dari Gamelan. Perkawinan musik ini kemudian diikat dengan gebukan drum yang kuat ciri khas dari Jerinx. Artwork yang dikerjakan oleh Sono “Cap Bagong Tattoo” mengambil karakter dari dua kebudayaan yang menjadi latar belakang kedua musisi in tinggal yaitu Jawa dan Bali. Dari Jawa sendiri, Sono mengambil karakter Brahala lalu dari Bali dia mengambil karakter Buta Siu. Sementara karakter wajah banyak mengambil unsur wajah dari Brahala Jawa yang ditambah karakter Barong Bali. Di bagian bawah dari artwork ini, sebuah karakter yang diibaratkan sedang memakan sebuah kota adalah Boma yang sering dilukiskan sebagai tokoh antagonis...
by admin | Nov 27, 2015 | News
CONGRATULATIONS !!! DoggyHouse Records and DubYouth Soundsystem hereby announced that Dubyouth ft. Masia One – BaBaBoom (KMKZ Remix) have won the 10 Milli Remix Contest. Check out the remix here :...