Padukan Hip-Hop dan Dub/Reggae, Dubyouth & BAP. Rilis Single Kolaborasi Just Dub It

Padukan Hip-Hop dan Dub/Reggae, Dubyouth & BAP. Rilis Single Kolaborasi Just Dub It

Duo dub/reggae Indonesia Dubyouth dan artis hip-hop BAP. akan merilis single baru yang menyatukan dua gaya berbeda dengan atmosfer yang menyenangkan dan santai. Berjudul “JUST DUB IT”, single baru ini merupakan hasil kolaborasi antara Dubyouth yang berbasis di Jogjakarta dan BAP. dari Jakarta. Keduanya berkolaborasi untuk memadukan ritme reggae dan dub dari Dubyouth yang santai dengan ketukan hip-hop ala BAP. yang dinamis dan terasa hidup. Dimulai pada tahun 2003, Dubyouth menggabungkan banyak genre musik, mulai dari reggae dan dub, oldschool jungle, hip-hop, ragga, house music, dan urban vibe, dengan attitude rude boy. Heruwa a.k.a Poppa Tee adalah dalang di balik proyek ini dengan bantuan dari Metzdub di konsol mixing selama pertunjukan live mereka. Setelah tur Eropa mereka, pada tahun 2012 Dubyouth merilis album debut self-titled yang sangat dinantikan melalui Demajors. Sementara di balik BAP., Kareem Soenharjo, mendapat pengaruh mulai dari hardcore, punk, jazz, hingga LA beat scene. Selera hip hopnya yang eklektik dan dari mendengarkan berbagai jenis lagu telah memberinya keunggulan di skena musik Indonesia. Dengan 2 album, 1 kolaborasi dengan Basboi dan Best Asian Album 2021 (versi NME Asia) diikuti dengan Best Hip Hop Album 2022 (AMI Awards) di tangannya juga penampilan live yang memukau, BAP. adalah musisi yang harus diperhatikan sepak terjang-nya. Perpaduan kedua gaya mereka menciptakan suara unik yang segar dan familiar di saat yang bersamaan. “JUST DUB IT” hadir dengan beat santai ala Dubyouth, bassline cool funk-esque, sound synth yang lebar serta beat dan sajak BAP. yang mantab datang bersama dalam perpaduan yang mulus. Lagu ini menampilkan vokal toasting yang berat dan penuh perasaan dari Poppa Tee, dikombinasikan dengan pembawaan vokal gaya rap yang rapat...
CHERRYPOP 2023 : “Swasembada Musik”

CHERRYPOP 2023 : “Swasembada Musik”

Sebagai peristiwa pop culture dengan balutan utama musik, Cherrypop Festival kembali hadir untuk kedua kalinya. Sebelumnya, festival yang pertama kali digelar pada Juli 2022 lalu ini mendapatkan antusias yang baik dari penggemar musik dan irisannya. Kali ini dengan membawa tema besar “Swasembada Musik”, Festival yang diselenggarakan oleh iKonser Channel ini hendak mengajak seluruh pengunjung untuk lebih survive dalam menghadapi kehidupan.  “Kata Swasembada sendiri sangat erat kaitannya dengan kemandirian terhadap kebutuhan pangan, dan dirasa cocok untuk mengambarkan gaya hidup anak muda masa kini yang cenderung santai, ‘leha-leha’ untuk lebih giat lagi mandiri menjalani hidup,” jelas Arsita Pinandita, Creative Director Cherrypop 2023. “Penggunaan kata ‘musik’ diakhiran kata swasembada semakin memperkokoh statement, bahwa dengan musik niscaya kita semakin well lepas landas menghadapi hidup. Sing kuat Sob!“sambungnya. Cherrypop Festival akan digelar selama dua hari, 19 dan 20 Agustus 2023 di Asram Edupark, Yogyakarta dan berkolaborasi penuh dengan Mojok.co, sebuah media online yang bernarasi serius dengan gaya khas dibalut candaan. “Secara konsep, kurang lebih Cherrypop tahun ini masih sama dengan tahun lalu, tetapi kali ini kita gandeng Mojok.co untuk berkolaborasi,” kata Ahmad Sobirin, Director of Festival Cherrypop 2023.   Selain pertunjukan musik, ada beberapa program kolaborasi yang dilakukan bersama Mojok.co, di antaranya; ‘Kelas Menyambal’, ‘Kelas Berkain’, ‘Kelas Bungkus Daun’, ‘Bedah Buku’, ‘Putcast Live’, ‘Stand Up Comedy’, ‘Sketsa Langsung Jadi’, hingga Lomba ‘Opening Mojok Mentok’. Program ‘Rekam Skena’ dan ‘Penaskena’ Tahun ini, salah satu program andalan Cherrypop Festival juga kembali dilaksanakan, yakni ‘Rekam Skena’. Program ini melibatkan penyuka musik dan film untuk melakukan riset, menata arsip, dan produksi film tentang skena musik di daerah mereka masing-masing. Hasil dari proyek ini bakal ditayangkan di Bioskop Cherrypop, selama...
Shaggydog Gambarkan Pulang Kampung Melalui Video Musik Lagu Mudik

Shaggydog Gambarkan Pulang Kampung Melalui Video Musik Lagu Mudik

Dalam beberapa hari ini sebagian besar dari kita mungkin disibukkan dengan aktifitas mudik. Pulang kampung untuk bertemu keluarga sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat Indonesia tanpa memandang agama, bukan hanya yang merayakan Idul Fitri saja. Tanggal 16 April lalu Shaggydog merilis single Mudik yang diharapkan bisa menjadi soundtrack pulang kampung, mengiringi momen yang ditunggu-tunggu para perantau. Single yang diciptakan oleh Heruwa ini terdengar lebih merakyat sebagai soundtrack mudik yang cocok disetel ketika menyusuri jalanan menuju kampung halaman. Pun ketika bertemu hangatnya lebaran bersama keluarga. Penggalan lirik “pulang kampung, hatiku bahagia. Sekian lama, akhirnya berjumpa” juga suasana lebaran ketika berjumpa dengan keluarga dan saling bermaaf – maaf-an seperti “di meja ada opor ketupat, nyuwun ngapunten menawi wonten lepat” cocok berpadu dengan rancak-nya nuansa khas musik Shaggydog. Momen inilah yang mengilhami Shaggydog untuk mendeskripsikannya ke dalam sebuah bentuk music video (MV). Shaggydog kembali menggaet Bagus Tikus untuk menggambarkan suasana lebaran di lagu Mudik mereka. Sutradara yang pernah menggarap Shaggydog – Di Sayidan MV ini mengedepankan nuansa putih cerah yang menyelimuti atmosfer video Mudik.  Berawal dari scene dimana sang anak masik sibuk mengurusi deadline pekerjaan sementara hari sudah menjelang lebaran. Saking capeknya si anak tertidur di meja kerja dan bermimpi tentang pulang kampung bertemu orang tua-nya. Diperankan oleh kakak beradik Richad dan Teddy Bernado sebagai bapak dan anak, tema lebaran bertemu keluarga di MV ini juga diselipkan beberapa unsur komedi. Video musik ini pun menampilkan anak – anak dari member Shaggydog yang menambah unsur kekeluargaan yang erat. Video klip Shaggydog – Mudik telah tayang pada 20 April 2023 lalu via kanal YouTube...
Shaggydog Iringi Perjalanan Para Pemudik Dengan Lagu Mudik

Shaggydog Iringi Perjalanan Para Pemudik Dengan Lagu Mudik

Jelang lebaran kali ini banyak perantau yang mulai mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halamannya. Selama beberapa tahun tidak bersua dengan orang tua dan sanak saudara, pasti ada rindu yang mengharu biru terpendam di dada. Kangen dengan kampung halaman dan segala kehangatannya, oleh karena itu mudik identik dengan tradisi tahunan untuk bertemu keluarga. Shaggydog banyak memiliki fans dari kelas pekerja, baik nasional maupun internasional, yang tentu saja bisa disebut sebagai perantau. Hal ini yang mendorong Shaggydog untuk merekam sebuah single, yang diharapkan bisa menjadi soundtrack mudik bagi para fans Shaggydog, mengiringi momen yang ditunggu-tunggu para perantau, pulang ke kampung halaman. Lagu yang diciptakan oleh Heruwa ini awalnya banyak mengadopsi ritme musik Timur Tengah yang kemudian dipadu dengan ciri khas Shaggydog yang rancak dan meriah. Single Mudik ini terdengar lebih merakyat sebagai soundtrack mudik yang cocok disetel di bis A.K.A.P, pakai earphone di dalam kereta atau mobil keluarga ketika menyusuri jalanan menuju kampung mereka. Menurut KBBI, mudik disinonimkan dengan istilah pulang kampung. Istilah ini yang kemudian menjadi tema lagu Mudik dan diperjelas dalam penggalan liriknya “pulang kampung, hatiku bahagia. Sekian lama, akhirnya berjumpa”. Apalagi momen ketika berjumpa dengan keluarga dan saling bermaaf – maaf-an seperti di lirik “di meja ada opor ketupat, nyuwun ngapunten menawi wonten lepat (mohon maaf kalau ada salah –ed)”. Perjalanan mudik ini sebenarnya melelahkan, tapi karena hanya sekali setahun dan rasa kangen dengan keluarga di kampung terasa lebih besar sehingga semua kelelahan itu akan diabaikan. “Semoga lagu ini dapat menambah  semangat di perjalanan pulang kampung dan suasana syahdu berkumpul bersama sanak saudara” ungkap Heruwa tentang harapannya melalui lagu Mudik ini. Selain itu untuk menunjang kebutuhan pakaian...
Indonesia Jadi Negara Penutup Konser  DREAM THEATER – LAST STOP ON “TOP OF THE WORLD TOUR”

Indonesia Jadi Negara Penutup Konser DREAM THEATER – LAST STOP ON “TOP OF THE WORLD TOUR”

Setelah sukses menggelar Dream Theater “Top of The World Tour” di Kota Solo, Jawa Tengah, 10 Agustus 2022 lalu, kini Rajawali Indonesia selaku promotor akan memboyong kembali John Petrucci, Mike Mangini, James LaBrie, John Myung, Jordan Rudess untuk tampil ke Indonesia di bulan Mei tahun ini. Kali ini Rajawali Indonesia akan menghadirkan mereka dalam rangkaian tur DREAM THEATER – LAST STOP ON “ TOP OF THE WORLD TOUR”  pada tanggal 12 Mei 2023 di Ecopark Ancol, Jakarta, Indonesia. Konser penutup tur Dream Theater ini direncanakan akan dimulai pada pukul 8 malam waktu setempat dengan konsep open air.    Tovic Raharja selaku Direktur Utama Rajawali Indonesia menyampaikan “Penjualan tiket akan kami buka hari Sabtu besok (18/03) mulai jam 4 sore, melalui website www.dream theater jakarta.com. ”  Akan ada 2 kategori tiket yaitu Festival A dan Festival B, dengan waktu penjualan tiket dengan harga reguler dan harga on the spot (ots). Tiket reguler Festival A dengan harga Rp 900.000,- dan Festival B = Rp 600.000,-. Sedangkan untuk tiket (ots) Festival A = Rp 1.800.000,- & Festival B = Rp. 1.200.000,-, harga tersebut diluar pajak dan admin fee.  “Kami merencanakan ini sudah lama sejak terakhir mereka tampil di Solo kemarin. Dan kami juga sudah menyampaikan kabar gembira ini ke publik dan rekan media saat usai pertunjukan konser Deep Purple di Kota Solo (10/03) lalu. Kami harap dengan dilaksanakan konser DREAM THEATER – LAST STOP ON “TOP OF THE WORLD TOUR” di Jakarta, fans Dream Theater bisa semakin terpuaskan dengan penampilan mereka.” Jelas Anas Alimi selaku Founder Rajawali Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, sebelumnya negara Jepang dan Filipina juga sudah terjadwalkan akan menggelar konser...
Rasa Damai Dalam Single Terbaru Raski, When You Smile

Rasa Damai Dalam Single Terbaru Raski, When You Smile

Sedikit cerita mengenai Rasvan yang memulai karier-nya pada tahun 2012, kemudian di tahun 2015 berkolaborasi dengan Aoki sebagai vokalis, keduanya dibawah moniker “Rasvan Aoki”. Band ini menghasilkan album yang menuai pujian, Tyaga, pada tahun 2018. Kelar bersama Aoki, Rasvan melanjutkan proyek bersama Kikoo dan melahirkan Can We Talk?, sebuah kolaborasi dengan Alfred The Alien via DoggyHouse Records yang berhasil masuk nominasi AMI Awards 2021. Setelah semua perubahan yang terjadi, Rasvan kini terlahir kembali dengan nama Raski. Dengan Abink di vokal, Ferry di keyboard, dan Rasvan di gitar, Raski mencoba mengembalikan potongan puzzle yang sempat tersebar. Menyegarkan seperti biasa, menyejukkan dan menenangkan, Raski dengan formasi baru ini siap menjangkau lebih tinggi dan mengakar lebih dalam. Bersama formasi baru ini, Raski merilis single When You Smile. Menyembuhkan, menyejukkan, dan menimbulkan rasa nostalgia, When You Smile adalah semangkuk sajian yang menenangkan, menggabungkan rock steady dan reggae, dengan sentuhan soul. Dengan suara lembut nan jazzy dari Abink, yang terdengar seperti penyanyi jazz tahun 80-an, sound gitar yang smooth dari Rasvan, dan nada-nada keyboard milik Ferry yang melengkapi komposisi, lagu ini adalah anthem bagi sepasang kekasih untuk menyatakan cinta mereka di musim apa pun, kapan saja. Lagu ini terinspirasi dari interaksi dua arah dari dua individu yang terlibat dalam hubungan romantis, dimana satu perspektif diceritakan melalui lirik lagu. Sifat apa yang kamu cari dari seorang kekasih? Senyuman, sesederhana itu; senyuman dapat menghilangkan tekanan di bahu kita. When You Smile paling enak didengarkan dalam suasana tenang, mungkin di teras rumah, meskipun itu juga terbuka untuk kemungkinan mencoba menemukan kedamaian dan kehangatan di kota yang bergerak cepat. Raski juga berharap dapat menyampaikan kepada khalayak dan siapapun...