Starcross Kembali Gelar Wild Ground Festival, Lebih “Liar”  Bersama SAOSIN

Starcross Kembali Gelar Wild Ground Festival, Lebih “Liar” Bersama SAOSIN

Starcross, brand clothing dan apparel asli Jogja, kembali menggelar Wild Ground Festival di tahun ini, sebuah festival musik dan komunitas kreatif di area Candi Prambanan Jogja yang kali ini digelar 2 hari berturut-turut pada 11 dan 12 November 2023. Starcross mempertahankan Wild Ground Festival sebagai event yang ramah untuk keluarga untuk memberikan pengalaman terbaik. Bukan sekadar festival musik, Wildground Fest juga menyajikan berbagai activities yang bisa diikuti pengunjung. Kolaborasi dengan beberapa komunitas dikemas melalui interactive talkshow, street art exhibition, skate, photography exhibition, FnB, Clothing expo, movie screening, dan cooking show by artist. Weimpy Adhari selaku founder dari Starcross menyatakan, Wildground Fest adalah salah satu usaha untuk terus merawat ekosistem kreatif di Jogja. Look at the stars… Di tahun kedua ini, Wild Ground Fest menampilkan lebih dari 20 line up yang beberapa diantaranya adalah artis internasional. Saosin, band post hardcore – emo asal California – Amerika akan menjadi bintang utama di Wild Ground Fest 2023. Tahun ini lebih spesial, karena menghadirkan Noh Salleh dari Malaysia yang dikenal sebagai frontman band rock bernama Hujan, trio emo dari Singapura bernama Forest. Polyester Embassy (Bandung) yang hibernasi lama hingga merampungkan album terbarunya beberapa bulan kemarin, juga ada Sophie yang sempat hiatus dan ternyata rilis album juga di 2020 lalu. Selain itu, Wild Ground Fest tahun ini pun tetap mengusung beberapa nama local heroes Yogyakarta, ada DPMB, 20 Miles Marathon, Hang The DJ (komunitas penikmat music), FSTVLST, dan Sophie. Untuk penampil lain ada Rocket Rockers yang tahun sebelumnya juga tampil, Pee Wee Gaskins, Perunggu, Alone at Last, juga Summerlane. Sebelum acara puncak, event Road To WGF (pre event) akan tetap digelar seperti tahun sebelumnya....
Jogjarockarta Parade Rock Yang Menawarkan Sepultura dan Overkill

Jogjarockarta Parade Rock Yang Menawarkan Sepultura dan Overkill

Setelah menanti cukup lama, akhirnya bisa resmi dikabarkan bahwa Jogjarockarta Festival akan mengundang dua raksasa rock dari tanah jauh: Sepultura dari Brasil dan Overkill dari Amerika Serikat. Dua band ini akan menjadi pemuncak Jogjarockarta Festival yang akan diadakan di Stadion Kridosono, 30 September 2023. Bayangkan tanah bergetar dan lolongan purba para rockerhead dari seluruh penjuru Indonesia memecah udara Stadion Kridosono ketika Sepultura memainkan “Refuse/Resist”. Sepanjang mata memandang, lautan kaus hitam memenuhi pelupuk. Lelah belum juga minggat, kaki langsung melompat ketika Overkill menghajar lewat “Mean, Green, Killing Machine”. Senyum lebar terpacak, dan devil horn mengacung sepanjang malam. Sebelumnya, Jogjarockarta Festival lewat akun Instagram mereka sudah mengumumkan Slank feat Bongky dan Pay, BIP, dan Tribute to Rotor sebagai daftar penampil. Namun, akun Instagram Jogjarockarta kena retas beberapa hari setelah mengumumkan personel Tribute to Rotor yang terdiri dari Sofyan Hadi (Death Vomit), Arif Wahyu (Tumenggung), Ari Kristiono (Detritivor), dan Husen (Warhammer). “Untuk sementara, akun Jogjarockarta Festival berpindah ke @jogjarockartafest. Informasi soal Jogjarockarta Fest juga bisa dipantau di akun Instagram Rajawali Indonesia, @rajawaliindonesia,” ujar Direktur Utama Rajawali Indonesia, Tovic Raharja. Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya yang berlangsung selama dua hari, tahun ini Jogjarockarta Festival akan hadir selama satu hari. Ini artinya semua kemeriahan, kehebohan, dan kebisingan ala Jogjarockarta Festival akan dimampatkan hingga sangkil dan mangkus, hingga semua penonton tak sempat leyeh-leyeh dan ambil napas. Gas mentok! Menyambut gelaran keenam Jogjarockarta Festival, ada banyak hal istimewa yang hadir di salah satu festival rock terbesar di Indonesia ini. Hal istimewa Pertama adalah kehadiran Iron Voltage, para barudak Bandung yang sedang mengibarkan panji thrash metal crossover. Band dengan personel Yowdi (gitar), Edy (vokal), Reyga (gitar), Eka (bass),...
CHERRYPOP 2023 : “Swasembada Musik”

CHERRYPOP 2023 : “Swasembada Musik”

Sebagai peristiwa pop culture dengan balutan utama musik, Cherrypop Festival kembali hadir untuk kedua kalinya. Sebelumnya, festival yang pertama kali digelar pada Juli 2022 lalu ini mendapatkan antusias yang baik dari penggemar musik dan irisannya. Kali ini dengan membawa tema besar “Swasembada Musik”, Festival yang diselenggarakan oleh iKonser Channel ini hendak mengajak seluruh pengunjung untuk lebih survive dalam menghadapi kehidupan.  “Kata Swasembada sendiri sangat erat kaitannya dengan kemandirian terhadap kebutuhan pangan, dan dirasa cocok untuk mengambarkan gaya hidup anak muda masa kini yang cenderung santai, ‘leha-leha’ untuk lebih giat lagi mandiri menjalani hidup,” jelas Arsita Pinandita, Creative Director Cherrypop 2023. “Penggunaan kata ‘musik’ diakhiran kata swasembada semakin memperkokoh statement, bahwa dengan musik niscaya kita semakin well lepas landas menghadapi hidup. Sing kuat Sob!“sambungnya. Cherrypop Festival akan digelar selama dua hari, 19 dan 20 Agustus 2023 di Asram Edupark, Yogyakarta dan berkolaborasi penuh dengan Mojok.co, sebuah media online yang bernarasi serius dengan gaya khas dibalut candaan. “Secara konsep, kurang lebih Cherrypop tahun ini masih sama dengan tahun lalu, tetapi kali ini kita gandeng Mojok.co untuk berkolaborasi,” kata Ahmad Sobirin, Director of Festival Cherrypop 2023.   Selain pertunjukan musik, ada beberapa program kolaborasi yang dilakukan bersama Mojok.co, di antaranya; ‘Kelas Menyambal’, ‘Kelas Berkain’, ‘Kelas Bungkus Daun’, ‘Bedah Buku’, ‘Putcast Live’, ‘Stand Up Comedy’, ‘Sketsa Langsung Jadi’, hingga Lomba ‘Opening Mojok Mentok’. Program ‘Rekam Skena’ dan ‘Penaskena’ Tahun ini, salah satu program andalan Cherrypop Festival juga kembali dilaksanakan, yakni ‘Rekam Skena’. Program ini melibatkan penyuka musik dan film untuk melakukan riset, menata arsip, dan produksi film tentang skena musik di daerah mereka masing-masing. Hasil dari proyek ini bakal ditayangkan di Bioskop Cherrypop, selama...
Westlife – The Wild Dreams Tour All The Hits

Westlife – The Wild Dreams Tour All The Hits

Westlife adalah boyband asal Irlandia yang sangat terkenal dan memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia. Bertajuk “The Wild Dreams Tour All The Hits”, Westlife melakukan tour keliling dunia dan Indonesia menjadi salah satu destinasi tour. Tak hanya sekali, mereka akan manggung di 3 kota di Indonesia yaitu di Sentul, Surabaya dan Yogyakarta, yaitu 24 September 2022 (Sentul International Convention Center), Jatim International Expo Surabaya pada 25 September 2022 dan Candi Prambanan Yogyakarta pada 2 October 2022. Di hari terakhir Westlife tampil di Indonesia, mereka akan manggung dengan background menawan dari salah satu ikon Yogyakarta, yaitu Candi Prambanan. Dalam kesempatan ini juga salah satu band papan atas tanah air yaitu D’MASIV menjadi band pembuka di acara The Wild Dreams Tour Westlife. Selain D’MASIV, Dave Moffatt dan Nania juga turut menjadi artis pembuka dalam konser tersebut. Sementara harga tiket konser The Wild Dream Tour dari Westlife yang diselenggarakan di Candi Prambanan pada 2 Oktober 2022 dibagi 3 kategori dari harga yang termurah hingga harga termahal. Harga termurah dari tiket konser “The Wild Dreams Tour” dibanderol Rp.1.500.000 di kategori Festival B dengan penonton yang menikmati dengan berdiri di belakang. Pada kategori festival A penonton masih diberi fasilitas hanya berdiri saja, akan tetapi jarak dari panggung lebih dekat dan harga tiketnya dibanderol Rp 2.500.000. Sedangkan kategori tertinggi adalah kategori VVIP seharga Rp.3.500.000 dengan beberapa fasilitas yang menarik. Fasilitas yang ditawarkan pihak penyelenggara pada kategori VVIP seharga 3,5 juta antara lain adalah Reserved Seating VVIP Ticket with Lanyard & Gift VVIP Line VVIP Lounge Tribune Seat with Best View Dengan membeli kategori VVIP kita bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam menonton konser “The...
Press Release JogjaROCKarta Festival #5 | 2022 “History Continues”

Press Release JogjaROCKarta Festival #5 | 2022 “History Continues”

“Kondisi Perhelatan Festival Musik Membaik, JogjaROCKarta Festival 2022 Ubah Tema Baru” Yogyakarta – Merespon kondisi terbaru mengenai penyelenggaraan festival musik di Indonesia yang kian membaik, Rajawali Indonesia selaku promotor JogjaROCKarta Festival akhirnya memutuskan untuk mengubah tema, dan konsep cara menonton. Jika sebelumnya JogjaROCKarta Festival 2022 bertemakan “Rock on Jeep”, yang mengharuskan para penonton menikmati konser dari atas mobil jip (Drive-in), kini JogjaROCKarta Festival mengubah temanya menjadi “History Continues” dengan target 10 ribu penonton per hari. “Setelah dua tahun vakum, tahun ini akhirnya JogjaROCKarta akan kembali terselenggara. Dalam perjalanannya, kami banyak melalui dinamika regulasi penyelenggaraan festival musik di Indonesia. Melalui tema History Continues, kami ingin menyampaikan perjalanan JogjaROCKarta harus tetap dilanjutkan, dengan semangat, dan experience baru”, ungkap Anas Syahrul Alimi, Founder Rajawali Indonesia & CEO JogjaROCKarta Festival Meskipun berganti tema, kehadiran mobil jip akan tetap tersedia sebagai alat penjemputan penonton dari titik kumpul menuju venue. “Merespon kondisi yang termutakhir, ada beberapa perubahan. Pertama, konsep awal itu merespon regulasi yang ada, jadi menonton berjarak. Cara yang paling pas adalah nonton di jip jadi Rock on Jeep. Tetapi sekarang lebih efektif, dan semua penonton berdiri, bisa lompat-lompat, bisa moshing. Kita kembalikan ke habitat awal musik rock,” tambahnya. Selain 11 headliners yang telah diumumkan, Burgerkill, Dead Squad, Superman is Dead, Serigala Malam, The Hydrant, Jamrud, Edane, Seringai, Death Vomit, Voice of Baceprot, dan Prison of Blues, JogjaROCKarta juga menambah tiga line up lagi, yaitu Sangkakala, The Melting Minds, dan Grass Rock. “Untuk menambah kemeriahan JogjaROCKarta Festival 2022, dan beragamnya jenis musik rock di deretan headliners, kami menambah tiga line up lagi. Dua band dari Yogyakarta, Sangkakala dengan genre Heavy Metal, The Melting Minds dengan...